Atalanta Tahan Imbang AS Roma di Stadion Olimpico

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Atalanta berhasil mengimbangi tuan rumah AS Roma dengan skor 1-1 pada laga pekan ke-33 Serie A di Stadion Olimpico yang berlangsung Sabtu, 18 April 2026. Gol pembuka dari Nikola Krstovic untuk tim tamu berhasil dibalas oleh bek Roma, Mario Hermoso, sesaat sebelum babak pertama berakhir.

Hasil ini memberikan tambahan satu poin bagi La Dea dalam persaingan klasemen. Penyerang Atalanta, Nikola Krstovic, mencetak gol kedelapannya di tahun 2026 pada menit ke-12 melalui tendangan kaki kanan setelah Marten de Roon berhasil merebut bola di area pertahanan lawan.

Kiper Atalanta, Marco Carnesecchi, tampil menonjol dengan menggagalkan peluang dari Matias Soule dan Donyell Malen di sepanjang babak pertama. Namun, gawangnya akhirnya bobol pada masa injury time babak pertama melalui sepakan voli Mario Hermoso yang memanfaatkan umpan sundulan Rensch.

Pelatih Atalanta, Raffaele Palladino, memberikan penilaian terhadap jalannya pertandingan tersebut kepada DAZN. Ia menyoroti kepribadian para pemainnya dalam menghadapi tekanan tim tuan rumah.

"Abbiamo fatto un'ottima prestazione, partita equilibrata giocata con personalità. Siamo andati avanti, potevamo raddoppiare ma anche subire, ci siamo abbassati perché eravamo in difficoltà nelle uscite ma poi coi cambi abbiamo giocato una grande ripresa. E' un punto guadagnato sul Como, spingeremo fino alla fine" kata Palladino, Pelatih Atalanta.

Palladino juga melakukan sejumlah rotasi penting di awal babak kedua, termasuk menarik keluar Charles De Ketelaere. Hal ini dilakukan guna menjaga keseimbangan tim mengingat jadwal padat yang dihadapi klub asal Bergamo tersebut.

"Perché ho tolto De Ketelaere all'intervallo. Teniamo al campionato come alla Coppa Italia" ujar Palladino, Pelatih Atalanta.

Meskipun Roma mendominasi serangan melalui aksi kreatif Matias Soule dan determinasi Donyell Malen, solidnya pertahanan Atalanta yang dipimpin Berat Djimsiti menjaga skor tetap imbang. Gian Piero Gasperini juga memaksimalkan pergantian pemain untuk mempertahankan intensitas permainan di lini tengah hingga peluit panjang dibunyikan.