Axioo Gandeng Primacom Kembangkan Platform Enterprise AI Lokal

Sedang Trending 1 jam yang lalu

PT Tera Data Indonusa Tbk (IDX: AXIO), melalui brand Axioo, mengumumkan langkah strategis terbaru perusahaan untuk memasuki industri Artificial Intelligence (AI). Langkah ini diwujudkan lewat pengembangan lini solusi AI terintegrasi yang mencakup hardware, software, dan AI computing infrastructure.

Seperti dilansir dari Medcom, Axioo juga melakukan penandatanganan kerja sama strategis bersama PT Primacom Interbuana (Primacom) dalam agenda media update yang dihadiri perwakilan AMD, Intel, dan NVIDIA. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengembangkan solusi AI enterprise yang berbasis pada infrastruktur lokal di Indonesia.

Langkah tersebut menjadi evolusi baru bagi Axioo setelah berkiprah selama lebih dari 30 tahun dalam membangun fondasi industri teknologi nasional. Axioo kini tidak hanya berfokus pada perangkat komputasi, melainkan juga berkomitmen berkontribusi dalam pengembangan kedaulatan data di Indonesia.

Presiden Direktur Axioo Indonesia, Michael Sugiarto, mengungkapkan bahwa AI kini sudah menjadi kebutuhan bisnis hari ini dan bukan lagi sekadar teknologi masa depan. Perusahaan melihat adanya kebutuhan besar akan solusi AI yang relevan dengan kebutuhan enterprise Indonesia, memiliki kontrol data yang lebih baik, serta didukung infrastruktur lokal yang kuat.

"Karena itu, Axioo bersama Primacom berkomitmen dalam pengembangan fondasi AI yang tidak hanya powerful secara teknologi, tetapi juga relevan untuk industri nasional," ujar Michael dalam sesi Media Update di Jakarta, Kamis 21 Mei 2026.

Melalui kolaborasi ini, Axioo dan Primacom akan mengembangkan solusi Enterprise AI Platform yang mencakup agentic workflow automation, enterprise knowledge intelligence, hingga AI powered market intelligence system. Platform ini dirancang agar dapat terintegrasi dengan ERP, database perusahaan, dokumen internal, dan workflow bisnis.

Sistem ini dikembangkan dengan pendekatan sovereign AI infrastructure. Hal tersebut memungkinkan setiap perusahaan memiliki kontrol tinggi terhadap keamanan data, kepatuhan regulasi, serta kebutuhan komputasi AI berskala besar.

Direktur PT Primacom Interbuana, Domy K. Santoso, menilai bahwa rencana kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam membangun fondasi Enterprise AI Indonesia yang lebih mandiri, secure, dan scalable. Menurutnya, kebutuhan perusahaan terhadap AI saat ini harus dapat terintegrasi langsung dengan sistem bisnis, data internal, dan operasional perusahaan secara aman.

"Bersama Axioo, kami ingin menghadirkan solusi AI yang benar-benar enterprise-ready dan dibangun untuk kebutuhan industri Indonesia," ujar Domy K. Santoso.

Sebagai bagian dari ekosistem AI terintegrasi, Axioo mengenalkan lini solusi hardware untuk berbagai skala kebutuhan, mulai dari AI PC, AI Workstation, hingga AI Server untuk data center. Lini hardware ini didukung teknologi GPU dan computing platform dari AMD, Intel, dan NVIDIA.

Salah satu teknologi yang diperkenalkan adalah AMD Instinct MI350X Series GPU yang dirancang untuk mendukung AI training, inference, hingga large-scale enterprise AI workload. Teknologi ini diharapkan mampu memperkuat kesiapan infrastruktur AI lokal dalam menghadapi pertumbuhan komputasi berskala besar.

General Manager APAC AMD, Alexey Navolokin, menyatakan bahwa adopsi AI yang kian meningkat pesat di kalangan enterprise di Indonesia mendorong kebutuhan infrastruktur yang menunjang dan memiliki performa tinggi. Hal ini krusial untuk mendukung implementasi AI secara aman dan fleksibel.

"AMD bangga berkolaborasi dengan Axioo dalam menghadirkan solusi AI generasi berikutnya melalui portofolio teknologi AI AMD yang luas, termasuk GPU AMD Instinct dan ekosistem open software. Dengan tujuan yang sama, kami membantu organisasi mempercepat inovasi dan transformasi digital, sekaligus membuat teknologi AI canggih lebih mudah diakses di seluruh Indonesia," tambah Alexey Navolokin.

Kolaborasi strategis ini menjadi bagian dari visi jangka panjang Axioo untuk memperkuat posisi Indonesia dalam pengembangan teknologi AI lokal. Dengan jaringan distribusi nasional dan manufaktur dalam negeri, Axioo menargetkan solusi ini dapat diakses oleh perusahaan, institusi pendidikan, hingga sektor pemerintahan.

"Kami percaya masa depan AI tidak hanya dimiliki oleh perusahaan global. Indonesia juga harus memiliki kapabilitas, infrastruktur, dan platform AI sendiri yang dibangun untuk kebutuhan lokal. Ini bukan hanya tentang teknologi, tetapi tentang bagaimana Indonesia dapat menjadi pemain utama dalam era AI economy," tambah Michael Sugiarto.

Peluncuran lini AI terbaru ini menjadi awal rencana besar Axioo dalam berkontribusi terhadap pengembangan kedaulatan data serta mendukung ekosistem AI terintegrasi di Indonesia. Langkah ini sekaligus memperkuat transformasi perusahaan dari hardware company menjadi technology and AI solution provider.