Polisi mengamankan seorang baby sitter berinisial GH (53) di Pelabuhan Merak, Cilegon, saat akan menyeberang ke Pulau Sumatera pada Rabu (6/5). Ia diamankan bersama seorang balita berusia 1,5 tahun yang diduga diculik oleh wanita tersebut.
Kasatreskrim Polres Serang AKP Andi Kurniady mengatakan penculikan itu terjadi di Tulungagung, Jawa Timur. Polres Tulungagung meminta bantuan untuk menangkap pelaku.
“Begitu menerima informasi dari Polres Tulungagung, anggota Resmob langsung bergerak melakukan penyelidikan dan pengadangan di kawasan Pelabuhan Merak,” kata Andi dalam keterangannya, Kamis (7/5).
Awal Penculikan
Kasus ini berawal saat ibu korban menitipkan anaknya kepada pelaku yang dikenal sebagai baby sitter di daerah tersebut. Ibu korban sehari-hari bekerja.
"Jadi informasinya itu, pas hari Selasa (5/5), ibu korban menitipkan anaknya ke si Ibu GH ini karena ibu korban bekerja. Pagi itu ibu korban sempat menanyakan keadaan anaknya kepada si Ibu GH dan dijawab 'baru beres makan'. Namun, sore harinya si Ibu GH tidak merespons chat dan telepon dari ibu korban, hanya membalas 'mau dibawa ke Lampung'," jelas Andi.
Ibu korban yang panik anaknya hilang dibawa baby sitter, langsung melapor ke polisi.
Anak Sehat
Saat akan menangkap pelaku, polisi memeriksa satu per satu bus yang masuk ke area Pelabuhan Merak.
“Tim melakukan pemeriksaan terhadap bus-bus yang akan menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni. Upaya ini dilakukan agar pelaku tidak lolos keluar Pulau Jawa,” ujar Andi.
Menjelang siang hari, pelaku akhirnya ditemukan di dalam bus PO Handoyo saat hendak masuk ke kapal.
"Saat diamankan, korban balita berusia 17 bulan ditemukan bersama si GH dalam kondisi sehat. Petugas kemudian membawa pelaku beserta korban ke Mapolres Serang untuk pemeriksaan lebih lanjut," ucap Andi.
Polres Serang belum membeberkan motif penculikan karena kasus tersebut ditangani Polres Tulungagung, Jawa Timur.
52 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·