Jakarta (ANTARA) - Kemampuan berbahasa Mandarin dinilai semakin penting sebagai jalur strategis menuju dunia profesional global. Hal ini disampaikan Direktur ChineseRd, Guo Xinlin, di sela-sela Final Mandarin Champion 2026 yang digelar di Universitas Bunda Mulia, Jakarta.
Ajang yang diselenggarakan ChineseRd—lembaga pendidikan bahasa Mandarin asal Shenzhen, Tiongkok—bekerja sama dengan Universitas Bunda Mulia tersebut tidak hanya menampilkan kompetisi bahasa, tetapi juga menghadirkan peluncuran platform karier digital berbasis kecerdasan buatan (AI) serta Job Fair yang melibatkan sejumlah perusahaan asal Tiongkok.
Guo Xinlin menyatakan, penguasaan bahasa Mandarin kini tidak lagi sekadar keterampilan komunikasi, melainkan telah menjadi pintu masuk menuju peluang karier internasional. “Platform karier digital yang kami kembangkan berfungsi sebagai ekosistem strategis yang mempertemukan talenta dengan perusahaan global. Tahun ini, kami juga menghadirkan sistem rekrutmen berbasis AI untuk proses penyaringan dan pencocokan kandidat secara lebih presisi,” ujarnya.
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Bunda Mulia, Symphony Akelba Christian, menilai peserta Mandarin Champion tidak hanya unggul secara linguistik, tetapi juga mampu berpikir kritis dan mengekspresikan gagasan dalam bahasa Mandarin. Menurutnya, kolaborasi dengan dunia industri menjadi langkah penting dalam menghubungkan pembelajaran bahasa dengan kebutuhan kerja. “Ini memperkuat integrasi antara pendidikan, sumber daya manusia, dan industri sebagai arah masa depan,” katanya.
Sementara itu, Konselor Pendidikan Kedutaan Besar Tiongkok di Indonesia, Chen Wu, menegaskan bahwa penguasaan bahasa Mandarin membuka peluang lebih luas dalam komunikasi internasional dan pengembangan karier. Ia juga menilai kegiatan ini mencerminkan eratnya kerja sama Indonesia dan Tiongkok di berbagai sektor.
Selain kompetisi, kegiatan ini turut diramaikan oleh Job Fair yang diikuti sejumlah perusahaan Tiongkok yang beroperasi di Indonesia, antara lain Bank of China (Hong Kong) Limited Cabang Jakarta, PT Zisheng Pacific Trading (Mixue), PT Trina Mas Agra Indonesia, PT Global Yimi Cargo (J&T Cargo), PT Haidilao Indonesia Restaurants, PT Huayou Nickel Cobalt, PT China Harbour Indonesia, PT China Construction Yangtze River Indonesia, PT BYD Motor Indonesia, PT Yili Indonesia Dairy, PT Jingdong Industrials Indonesia, PT FiberHome Technologies Indonesia, PT Power China Inteligensi dan Integritas Energi Teknologi Indonesia, PT Miraitowa Jaya Abadi, hingga Air China Limited Jakarta Office.
Guo Xinlin menambahkan, integrasi kompetisi bahasa dengan Job Fair menjadi upaya untuk mengubah paradigma ajang akademik menjadi lebih aplikatif. “Kami tidak hanya mencetak individu yang mahir berbahasa, tetapi juga memastikan mereka memiliki akses nyata ke dunia kerja melalui koneksi industri yang terintegrasi,” ujarnya.
Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·