Jakarta (ANTARA) - Tenaga pendukung Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi siap memperkuat layanan bagi jamaah calon haji Indonesia menjelang keberangkatan pertama sekaligus memastikan kelancaran seluruh fasilitas, khususnya di Daerah Kerja (Daker) Madinah dan bandara.
Sebanyak 423 tenaga pendukung yang terdiri dari petugas mukimin dan mahasiswa mengikuti bimbingan teknis (bimtek) sebagai bagian dari pemantapan tugas. Mereka dipersiapkan untuk membantu berbagai aspek layanan, mulai dari penyambutan jamaah di bandara, pendampingan di sektor, hingga pelayanan langsung kepada jamaah, termasuk lansia.
Kepala Kanselerai Soeharyo Tri Sasongko dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, menegaskan, keberadaan tenaga pendukung sangat vital dalam mendukung kinerja PPIH secara keseluruhan.
"Tenaga pendukung ini menjadi ujung tombak di lapangan karena mereka langsung bersentuhan dengan jamaah, sehingga dituntut sigap, ramah, dan profesional dalam memberikan pelayanan," ujar Soeharyo.
Baca juga: Kemenhaj: Petugas haji mulai berangkat ke Tanah Suci 17 April 2026
Ia menjelaskan, tenaga pendukung disebar ke dua daker utama, yakni bandara dan Madinah, serta ditempatkan di titik-titik strategis yang membutuhkan bantuan langsung kepada jamaah.
Selain itu, para tenaga pendukung juga dibekali pemahaman terkait prosedur layanan terbaru, termasuk koordinasi dengan otoritas Arab Saudi dan dukungan terhadap implementasi layanan rute Makkah agar pelayanan semakin efektif dan terintegrasi.
Sejalan dengan arahan Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, seluruh tenaga pendukung diharapkan mampu meningkatkan sinergi dan kreativitas dalam memberikan pelayanan prima kepada jemaah.
Baca juga: Kemenhaj bekali peserta PPIH 2026 kuatkan layanan haji nasional
Dengan kesiapan tersebut, tenaga pendukung PPIH Arab Saudi optimistis dapat memberikan kontribusi maksimal dalam melayani tamu Allah, khususnya pada momentum kedatangan kloter pertama pada 22 April 2026 di Madinah.
Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·