Jakarta (ANTARA) - Band hardcore asal Australia, SPEED, tampil penuh energi dalam ajang Hammersonic Festival 2026 di Nusantara International Convention Exhibition, Pantai Indah Kapuk, Tangerang, Banten, Sabtu.
SPEED membuka penampilan mereka dengan lagu "Ain’t My Game." Para penonton menyambutnya dengan gerakan two-step. Band selanjutnya membawakan lagu "Don’t Need" dan "Burn Straight Thru U."
"Apa kabar kalian? Kami SPEED dari Sydney. Ini pertama kalinya kami main di festival ini," kata Jem Siow, sang vokalis, menyapa penonton.
Dia juga menyoroti peningkatan signifikan penonton pertunjukan musik hardcore di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
"Tiga tahun lalu kami main di Jakarta cuma sekitar 200 orang. Sekarang saya lihat lima sampai enam ribu orang di sini. Itu gila," katanya.
Ia mengatakan bahwa musik hardcore bisa menghadirkan ruang yang menyatukan bermacam-macam orang dengan berbagai latar belakang.
"Kita mungkin tidak bicara bahasa yang sama, bahkan saya tidak tahu apakah kalian mengerti apa yang saya katakan. Tapi itu tidak masalah, karena budaya yang kita bagi ini mengisi semua perbedaan itu," katanya.
"Jika kalian baru di sini, jika kalian baru mengenal hardcore dari SPEED, kami ucapkan selamat datang. Mari terus menerima satu sama lain, ya. Mari terus menerima semua orang yang masuk ke sini," katanya.
Baca juga: Hammersonic Festival 2026 ganti format privat
Baca juga: Pee Wee Gaskins kenalkan gitaris "dadakan" di Hammersonic
Penonton pertunjukan SPEED semakin antusias ketika anggota band mengajak mereka untuk terlibat aktif.
"Kita di sini untuk bersenang-senang dan membuat mosh pit besar," kata Jem merujuk pada pembentukan area di depan panggung untuk berjoget.
"Saya ingin melihat semua orang crowd surf, dari depan sampai belakang," ia menambahkan.
SPEED mengakhiri penampilan mereka dengan luapan energi tinggi. Mosh pit besar dibentuk. Anggota band dan penonton berjoget di area itu.
Hammersonic Festival merupakan festival musik rock dan metal terbesar di Asia Tenggara yang telah digelar sejak tahun 2012. Festival tahun ini mengangkat tema "Decade of Dominion."
Baca juga: Eyehategod guncang Hammersonic, penonton teriak “We want more”
Baca juga: Burgerkill panaskan Hammersonic, petugas sempat batasi penonton
Pewarta: Farika Nur Khotimah
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·