Pontianak (ANTARA) - General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio, Maya Damayanti, menyatakan kesiapan pihaknya melayani keberangkatan 1.861 calon haji berasal dari Kalimantan Barat menuju Embarkasi Batam pada musim haji 2026.
"PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio memastikan seluruh fasilitas dan layanan telah disiapkan guna mendukung kelancaran proses keberangkatan jamaah yang dijadwalkan berlangsung pada 5 hingga 9 Mei 2026," kata dia di Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, Selasa.
Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Barat, jamaah tersebut berasal dari berbagai kabupaten/kota, dengan jumlah terbanyak Kota Pontianak 1.508 orang, disusul Kota Singkawang (157), Kabupaten Kubu Raya (35), Kabupaten Sintang (32), Kabupaten Sambas (19), Kabupaten Sanggau (16), serta masing-masing 12 orang dari Kabupaten Kayong Utara, Ketapang, dan Mempawah.
Selain itu, Kabupaten Bengkayang tercatat 10 orang, Kabupaten Melawi (8), Kabupaten Sekadau dan Landak, masing-masing tiga orang, serta Kabupaten Kapuas Hulu (2). Jamaah didampingi Petugas Haji Daerah (PHD) dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).
Pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah calon haji berasal dari Kalimantan Barat.
Baca juga: Wako Jambi minta jamaah calon haji doakan daerah dan jaga kesehatan
"Bandara Internasional Supadio sebagai gerbang keberangkatan menuju Embarkasi Batam berkomitmen memberikan pelayanan yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh calon jamaah haji. Kami bersama seluruh pemangku kepentingan telah berkoordinasi intensif untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar," katanya.
Operasional angkutan haji tahun ini dilayani maskapai Lion Air menggunakan pesawat Boeing 737-800 dengan rute langsung Pontianak–Batam yang terbagi dalam kelompok terbang (kloter) 14 hingga 18.
Pihak bandara telah menyiapkan sejumlah fasilitas khusus, di antaranya penempatan apron khusus parkir pesawat haji, penyediaan fasilitas keamanan seperti X-ray dan walk-through metal detector di asrama haji, serta pengawalan petugas Aviation Security dan Apron Movement Control.
"Prioritas kami adalah memastikan jamaah mendapatkan pelayanan yang nyaman, aman, cepat, dan lancar sejak tiba di bandara hingga pesawat mengudara," kata dia.
Jadwal keberangkatan dimulai pada 5–6 Mei 2026 untuk kloter 14 dengan tiga penerbangan pada pukul 19.00, 23.00, dan 03.00 WIB, kloter 15, 16, dan 17 diberangkatkan pada 6–8 Mei 2026 dengan masing-masing tiga penerbangan per hari pada pukul 09.00, 13.00, dan 17.00 WIB, serta kloter 18 pada 9 Mei 2026, pukul 09.00 WIB.
Secara keseluruhan, terdapat 13 penerbangan dari Pontianak menuju Batam yang akan mengangkut jamaah menuju Tanah Suci.
Manajemen Bandara Internasional Supadio juga mengimbau jamaah menjaga kesehatan serta mengikuti arahan petugas selama proses keberangkatan maupun pelaksanaan ibadah haji.
"Kami memohon doa dan dukungan masyarakat Kalimantan Barat agar seluruh proses keberangkatan berjalan aman, lancar, dan tepat waktu, serta para jamaah dapat menjalankan ibadah dengan baik dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur," kata Maya.
Baca juga: PPIH maksimalkan visitasi dan edukasi wujudkan kemandirian ibadah
Baca juga: 10 WNI ditangkap, Kemenhaj dukung penuh kebijakan Arab Saudi
Pewarta: Rendra Oxtora
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·