Personel elit Basarnas Special Group (BSG) diterjunkan untuk menangani korban kecelakaan adu banteng antara KRL dan kereta api jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Senin, 27 April 2026, pukul 20.55 WIB.
Pengerahan tim khusus ini dikonfirmasi oleh Direktur Kesiapsiagaan Basarnas Noer Isroedin guna memperkuat personel dari Kantor SAR Jakarta serta Pos SAR Bekasi yang sudah berada di lokasi kejadian sebagaimana dilansir dari Detikcom.
"Ya, personel Basarnas Special Group menuju lokasi mendampingi personel dari Kantor SAR Jakarta dan Pos SAR Bekasi," kata Noer Isroedin, Direktur Kesiapsiagaan Basarnas.
Langkah ini diambil karena personel yang dikirimkan memiliki kualifikasi tinggi dalam menangani insiden transportasi darat yang membutuhkan peralatan ekstraksi khusus.
"Kami belum menerima laporan final mengenai jumlah total korban secara rinci, namun tim di lapangan terus berupaya melakukan yang terbaik dengan berkoordinasi bersama pihak PT KAI," katanya Noer Isroedin, Direktur Kesiapsiagaan Basarnas.
Berdasarkan data awal, insiden tabrakan head to head ini mengakibatkan sejumlah orang menjadi korban, termasuk empat orang yang dilaporkan masih terjepit material kereta api yang ringsek.
Rincian korban terjepit tersebut terdiri dari satu petugas kebersihan dan tiga penumpang, sementara laporan sementara lainnya menyebutkan adanya dua kru dan empat orang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·