Jakarta -
Seorang pelanggan protes steak pesanannya tidak sesuai ekspektasi. Ia telah mengeluarkan uang Rp 102 ribu, ternyata hanya dapat lembaran daging tipis.
Steak dikenal sebagai hidangan yang biasanya dijual dengan harga cukup mahal. Daging yang disajikan berkualitas dan biasanya punya ukuran tebal. Sepadan dengan harganya.
Namun, tidak semua steak di restoran seperti itu. Banyak juga pelanggan yang kecewa usai membeli steak di restoran karena ukuran dan rasanya tidak sesuai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terbaru, seorang pelanggan di Malaysia membagikan pengalaman buruk ketika membeli stek di restoran. Keluhan tersebut ia unggah lewat akun Threads @cuaaaaaoraite._ pada (11/5).
Tidak diketahui nama restoran tempat pelanggan ini makan. Namun, restoran tersebut menawarkan banyak makanan Barat, mulai dari Chicken Chop, Grill Chicken, Fish & Chips, hingga Beef Steak. Harganya pun bervariasi dibanderol mulai dari RM 11 (Rp 48.939) sampai RM 25 (Rp 111.225).
Begini tampilan menu makanan di restoran tempat pelanggan itu beli. Foto: Threads @cuaaaaaoraite._
Pelanggan ini memesan beef steak seharga RM 23 (Rp 102.327). Setelah pesanan steaknya sampai, ia terkejut dengan tampilan makanan tersebut yang tampaknya tidak sesuai ekspektasi.
Jika dilihat dari unggahan foto, sepiring terdiri dari dua irisan daging yang sangat tipis. Lalu ada pelengkap kentang goreng, sayuran brokoli, dan saus di sampingnya.
Selain tampilan yang mengecewakan, pelanggan ini juga kecewa dengan kualitas makanan tersebut. Menurutnya steaknya keras dan bahkan disajikan dalam keadaan dingin.
Dalam unggahan keterangan, Cua meminta agar restoran tidak menggunakan gambar hasil AI jika ingin menjalankan bisnis. Pasalnya makanan yang mereka sajikan tidak sesuai dengan foto di menu. Hal ini membuat pelanggan merasa tertipu.
"Tolong jangan gunakan gambar yang dihasilkan AI jika ingin menjalankan bisnis. Bayangkan, seseorang lapar dan stress akhirnya mendapatkan makanan seperti ini. Sangat mengecewakan karena makanannya keras, kenyal, bahkan tidak hangat," jelasnya.
Tetapi ternyata yang didapat hanya lembaran daging tipis seperti ini. Foto: Threads @cuaaaaaoraite._
Dalam kolom komentar, pelanggan menjelaskan lebih detail jika pesanan tersebut memang ia pesan pukul 01.30 pagi. Pelanggan juga mengaku tidak berharap hidangan terlihat persis seperti di foto, tetapi seharusnya irisan daging yang disajikan tidak terlalu tipis.
Jika dilihat dari foto menu, memang ada keterangan "Gambar hanya sebagai ilustrasi" di pojok kanan bawah. Belum dipastikan apakah gambar-gambar tersebut memang benar hasil AI atau tidak, lapor mothership.sg (12/5).
Unggahannya ramai dibanjiri komentar netizen. Banyak netizen juga menganggap steak tersebut tidak sepadan dengan harganya.
Seorang netizen juga berkomentar kalau steak yang didapat pelanggan ini lebih mirip seperti bacon.
"Ini bukan steak, ini bacon namanya," ujar netizen tersebut.
Alih-alih menggunakan AI, netizen lain merasa restoran tersebut menggunakan iklan palsu dan mengambil gambar dari Google. Padahal kenyataannya mereka tidak dapat menyajikan makanan yang sama.
Netizen lain berkomentar, "Tolong jangan bilang kamu bayar RM 23 (Rp 102 ribu) untuk itu...."
Ada juga netizen yang menyarankan agar pelanggan ini lain kali makan steaknya di restoran steakhouse. Restoran steakhouse memang menawarkan steak dengan harga lebih mahal, tetapi kualitas yang ditawarkan sepadan.
"Sedikit tips kalau mau makan steak: Jika kamu mau kualitas yang dagingnya juicy tebal dan dimasak dengan benar, jangan makan di warung atau kedai seperti itu. Steak yang benar tidak akan dijual dengan harga RM 20-40 (Rp 88.968-177.937), setidaknya kamu harus menyiapkan RM 60 (Rp 266.906) ke atas, dan tentu tidak ada menu pendamping, kalau mau harus bayar lagi," jelas netizen ini.
(aqr/adr)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·