Bayern Munchen Tersingkir Usai Kalah Agregat dari Paris Saint&Germain

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Langkah Bayern Munchen di Liga Champions musim ini terhenti pada babak semifinal setelah dipaksa mengakui keunggulan Paris Saint-Germain (PSG). Raksasa Jerman tersebut tersingkir dengan agregat 5-6 setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 pada pertandingan leg kedua.

Kegagalan ini dipastikan menyusul kekalahan tipis 4-5 yang dialami Die Roten pada pertemuan pertama di kandang sendiri. Sebagaimana dilansir dari Medcom, hasil seri di leg kedua tidak cukup bagi tim asuhan Vincent Kompany untuk membalikkan keadaan guna mengamankan tiket ke partai final.

Kapten sekaligus penjaga gawang Bayern Munchen, Manuel Neuer, menyatakan kekecewaannya atas ketidakmampuan tim dalam memanfaatkan peluang di depan gawang. Neuer menilai timnya memiliki kesempatan besar untuk menang namun gagal menunjukkan penyelesaian akhir yang mematikan.

"Kami tidak punya insting pembunuh di depan. Kami mungkin tidak punya banyak peluang bersih, tapi kami punya kesempatan untuk memenangkan pertandingan," ucap Neuer di laman resmi klub.

Neuer memberikan penekanan bahwa satu gol tambahan pada momen yang tepat sebenarnya bisa mengubah jalannya pertandingan secara keseluruhan. Namun, ia menyayangkan gol yang dicetak Bayern datang terlambat di saat durasi pertandingan sudah hampir habis.

"Kami sangat dekat dengan final tapi tidak bisa mencapai final. Jika kami punya momen kunci dan mencetak gol, itu akan jadi cerita yang berbeda. Sayangnya gol kami terlalu terlambat," ulas Neuer.

Selain faktor teknis di lapangan, sang kiper veteran juga menyinggung atmosfer luar biasa yang ditunjukkan oleh para pendukung di stadion. Neuer merasa berutang hasil yang lebih baik kepada suporter yang telah memberikan dukungan penuh sepanjang laga.

"Seisi stadion memberi dukungan penuh, tapi kami tidak cukup tajam di kotak penalti lawan. Kedua tim bermain dengan intensitas yang sangat tinggi, mungkin bisa ada dua atau tiga gol tambahan," urai Neuer.