Baznas perkuat ekonomi berbasis majelis taklim lewat Program BMMT

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Ini merupakan ikhtiar baru untuk memberikan akses modal berbasis syariat guna menjauhkan umat dari praktik-praktik yang menjerat ekonomi mereka...

Jakarta (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI secara resmi meluncurkan program Baznas Microfinance Majelis Taklim (BMMT) dalam rangka memperkuat ketahanan ekonomi umat melalui tangan-tangan kreatif perempuan di majelis taklim.

Wakil Ketua Baznas RI Zainut Tauhid Sa'adi menyampaikan peresmian ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan manifestasi dari visi besar Baznas dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

"Alhamdulillah, hari ini Baznas resmi meluncurkan program strategis Baznas Microfinance Majelis Taklim. Ini merupakan ikhtiar baru untuk memberikan akses modal berbasis syariat guna menjauhkan umat dari praktik-praktik yang menjerat ekonomi mereka melalui pinjaman yang tidak sesuai dengan syariat," kata Zainut di Jakarta, Kamis.

Zainut menjelaskan selama ini banyak masyarakat kecil yang kesulitan mengakses permodalan sehingga kerap terjerat pinjaman online maupun rentenir. Karena itu Baznas hadir menyediakan modal yang berkeadilan dan tanpa bunga.

"Melalui program ini, kami berharap majelis taklim tidak hanya sekadar menjadi tempat pertumbuhan nilai spiritual, tetapi juga berkembang menjadi kelompok dengan usaha kreatif dan produktif. Melalui sentuhan permodalan ini, kreativitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai manfaat zakat, dari yang sebelumnya bersifat konsumtif menjadi lebih produktif," ujarnya.

Baca juga: Kemenag minta Baznas putus rantai kemiskinan lewat beasiswa mustahik

Lebih lanjut, Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas RI Imdadun Rahmat menjelaskan, program BMMT ini berkolaborasi dengan Muslimat NU, Aisyiyah, dan Fatayat NU. Menurut Imdadun, saat ini sudah terbentuk 32 unit BMMT yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Sejauh ini, BMMT telah melayani 1.309 penerima manfaat yang tersebar di 23 provinsi dan 28 kabupaten/kota. Total pembiayaan yang telah disalurkan mencapai Rp3.195.995.000," ungkap dia.

Imdadun juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam atas sinergi yang terjalin dengan organisasi-organisasi perempuan majelis taklim. Ia berharap program ini memberikan keberkahan dan kemanfaaatan bagi semua pihak.

Sementara, Wakil Ketua PP Muslimat NU Romlah Widayati menyampaikan terima kasih kepada Baznas atas bantuan modal melalui program BMMT. Ia berharap hadirnya BMMT bisa menjadi solusi bagi perempuan dan ibu-ibu majelis taklim untuk mengembangkan kreatifitas dan perekonomian mereka.

Adapun Ketua Bidang Ekonomi PP Fatayat NU Wafa Fatria Ummah mengatakan program ini akan difokuskan pada pengembangan usaha yang sudah berjalan, terutama di bidang kuliner.

Baca juga: Baznas santuni keluarga 15 korban meninggal kecelakaan kereta di Bekasi

Baca juga: Baznas berdayakan UMKM toko kelontong di Purworejo lewat Program Zmart

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.