BCA Pertahankan Predikat Bank Terbaik Dunia Versi Forbes 2026

Sedang Trending 3 jam yang lalu

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) berhasil mempertahankan posisinya dalam daftar World’s Best Bank 2026 versi Forbes yang dirilis berdasarkan hasil survei terhadap 54.000 responden di 34 negara. Pencapaian ini menempatkan BCA sebagai salah satu dari 311 bank global yang konsisten menjaga predikat tersebut dari tahun sebelumnya.

Selain BCA, daftar tersebut juga mencakup sejumlah institusi perbankan besar di Indonesia lainnya. Bank-bank yang masuk dalam pemeringkatan ini adalah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), Bank Muamalat, CIMB Niaga, dan Bank Permata.

Survei Forbes tersebut menggunakan lima aspek utama dalam menentukan penilaian terhadap setiap bank. Parameter evaluasi meliputi tingkat kepercayaan nasabah, syarat dan ketentuan layanan, kualitas layanan pelanggan, keunggulan layanan digital, serta efektivitas pengelolaan keuangan perusahaan.

Presiden Direktur BCA Hendra Lembong menjelaskan bahwa apresiasi internasional ini tidak lepas dari performa bisnis perusahaan dan dedikasi layanan kepada masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan berkaitan dengan apresiasi terhadap loyalitas nasabah selama ini.

"Penghargaan ini kami dedikasikan kepada para nasabah setia yang sudah menemani perjalanan BCA serta memercayakan BCA sebagai layanan perbankan. Kami juga berterima kasih kepada insan BCA atas semangat dan komitmen memberikan layanan yang terbaik," kata Hendra dalam keterangan resmi pada Minggu (10/5/2026).

Pihak manajemen menyatakan bahwa rekognisi ini akan menjadi pendorong bagi perusahaan untuk terus melakukan pengembangan. Fokus utama tetap pada penciptaan nilai tambah melalui transformasi perbankan yang berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Pencapaian ini menjadi motivasi kami untuk terus membuat inovasi layanan perbankan berkualitas, serta memberikan nilai tambah kepada nasabah dan masyarakat Indonesia," lanjut Hendra.

Berdasarkan data keuangan yang dilansir dari Money, total kredit BCA hingga Maret 2026 tercatat tumbuh 5,6 persen secara tahunan menjadi Rp 994 triliun. Kenaikan ini didukung oleh dana giro dan tabungan (CASA) yang melonjak 11,2 persen menjadi Rp 1.089 triliun atau mendominasi 85,2 persen dari total Dana Pihak Ketiga (DPK).

Laba bersih perusahaan beserta entitas anak pada periode tersebut mencapai Rp 14,7 triliun. Pertumbuhan kredit produktif menyumbang angka terbesar dengan nilai Rp 760,2 triliun, disusul pertumbuhan kredit berkelanjutan sebesar 10 persen menjadi Rp 258,4 triliun.

Sektor UMKM juga mengalami penguatan sebesar 12 persen dengan outstanding sebesar Rp 146 triliun. Sementara itu, pembiayaan hijau atau green financing meningkat 7,7 persen menjadi Rp 113 triliun, yang dipicu oleh lonjakan pembiayaan sektor Energi Baru dan Terbarukan sebesar 53,5 persen.

Hingga kuartal pertama 2026, BCA tercatat melayani 44 juta rekening nasabah dengan volume transaksi mencapai 122 juta per hari. Operasional perbankan ini ditunjang oleh 1.270 kantor cabang, 20.336 ATM, serta layanan digital dan contact center yang tersedia selama 24 jam.

"Penghargaan ini menjadi pengingat bagi BCA terus meningkatkan layanan serta menjaga kepercayaan konsumen. Berbekal semangat terus tumbuh serta melayani sepenuh hati, BCA akan terus menghadirkan layanan perbankan yang sesuai kebutuhan, aman, dan tepercaya bagi seluruh masyarakat Indonesia," tegas Hendra.