Begini Cara Mencari Daycare Berizin untuk Anak di Situs Kemendikdasmen

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Ilustrasi balita dititipkan di daycare. Foto: Anutr Yossundara/shutterstock

Taman Penitipan Anak (TPA) atau daycare menjadi solusi untuk orang tua yang keduanya bekerja atau harus beraktivitas yang tidak memungkinkan untuk membawa anaknya. Namun, tidak jarang orang tua merasa sulit percaya dan khawatir ketika anak berada jauh dari pengawasannya.

Tidak jarang, ada daycare nakal yang beroperasi tanpa izin yang membuat keamanan dan kenyamanan anak dipertanyakan. Seperti di Yogyakarta, berdasarkan sweeping oleh pemerintah setempat, ditemukan 33 daycare yang beroperasi tanpa izin.

"Per hari ini kita dapatkan ada 37 yang berizin dan ada 33 lainnya yang belum berizin yang kita lihat. Nanti akan kita audit terus itu dan kemudian angka itu akan terus bertambah," kata Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo di Polresta Yogyakarta, Senin (27/4).

Secara keseluruhan, tercatat sebanyak 2.593 daycare berizin di Indonesia. Dari angka tersebut, daycare yang dimiliki oleh swasta paling dominan dengan jumlah 2.563 daycare. Sedangkan, daycare yang dimiliki oleh negeri sebanyak 30 daycare.

embed from external kumparan

Dengan banyaknya daycare yang ada di Indonesia, orang tua tidak perlu khawatir untuk memilih yang mana paling tepat untuk sang anak. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menyediakan portal Sekolah Kita yang bisa diakses secara online dengan tautan https://sekolah.data.kemendikdasmen.go.id/.

Pada portal tersebut, orang tua bisa mengecek informasi sekolah yang diinginkan dengan memasukkan nama daycare atau NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional) ke dalam mesin pencari. Namun, jika masih mencari daycare, orang tua juga bisa memanfaatkan filter pencarian di portal Sekolah Kita.

Memasukkan bentuk pendidikan di filter pencarian portal Sekolah Kita. Foto: Dok. Pribadi

Caranya adalah dengan memasukkan bentuk pendidikannya, misalnya dalam konteks daycare maka kita mencari TPA. Maka akan muncul tampilan seperti ini.

Setelah itu, pengguna bisa memasukkan kota/kabupaten yang diinginkan ke dalam filter pencarian. Setelah memilih kota/kabupaten dan bentuk pendidikannya, muncul daftar beberapa sekolah yang sudah disesuaikan dengan filter.

Fitur sandingkan dua sekolah di portal Sekolah Kita. Foto: Dok. Pribadi

Dari situ, akan muncul beberapa daycare yang bisa dipilih sesuai preferensi masing-masing. Orang tua bisa melihat informasi detail daycare dengan mengklik daycare yang diminati, kemudian akan muncul tampilan informasi sekolah, seperti jumlah guru, jumlah siswa, akreditasi, status sekolah, dan lain-lain. Contohnya seperti di bawah ini.

Contoh tampilan informasi daycare di portal Sekolah Kita. Foto: Dok. Pribadi

Orang tua juga bisa melihat perbandingan dua daycare yang diminati, yaitu dengan cara mengklik tulisan "sandingkan" di masing-masing sekolah. Setelah itu, klik "sandingkan" di bagian kanan atas dan akan muncul tampilan seperti ini.

Contoh tampilan informasi perbandingan dua daycare di portal Sekolah Kita. Foto: Dok. Pribadi

Karena merupakan portal resmi dari Kemendikdasmen, orang tua tidak perlu khawatir lagi akan kelegalannya. Jadi, portal Sekolah Kita bisa dijadikan sebagai patokan untuk orang tua mencari daycare terbaik untuk menitipkan anaknya.

Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Memilih Daycare

Ilustrasi balita dititipkan di daycare. Foto: MIA Studio/Shutterstock

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh orang tua sebelum memilih daycare yang pas untuk anaknya. Berdasarkan Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Taman Penitipan Anak yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Budaya tahun 2015, daycare atau TPA (Taman Pendidikan Anak) termasuk ke dalam PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) jenis nonformal yang kemudian diklasifikasikan ke dalam beberapa kategori.

Menurut Juknis tersebut, daycare dibagi menjadi tiga dari segi waktu layanannya, yaitu sehari penuh, setengah hari, dan temporer. Berikut rinciannya.

  • Daycare sehari penuh (full day) diselenggarakan satu hari penuh yang jamnya menyesuaikan dengan lingkungan setempat, biasanya dari 07.00 hingga 17.00.

  • Daycare setengah hari (half day) diselenggarakan selama setengah hari dari jam 07.00 hingga 12.00 atau 12.00 hingga 17.00.

  • Daycare temporer diselenggarakan di waktu-waktu tertentu sesuai kebutuhan masyarakat.

Tempat penyelenggaraan daycare bervariasi, seperti di perumahan, pasar, mal, perkantoran, rumah sakit, dan lain-lain yang akan terus berkembang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Kurikulum pada daycare berdasarkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) PAUD yang berpusat pada peserta didik, seperti yang telah dijabarkan dalam Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Taman Penitipan Anak. Pendekatan yang digunakan adalah belajar sambil bermain dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan yang terus berkembang dan disesuaikan dengan sosial budaya setempat.

Rasio guru dan peserta didik juga sudah diperhatikan oleh pemerintah yang tertuang dalam Permendikbud 137 tahun 2014. Berikut rinciannya.

  • Usia lahir sampai 2 tahun memiliki rasio guru dan peserta didik 1:4.

  • Usia 2-4 tahun memiliki rasio guru dan peserta didik 1:8.

  • Usia 4-6 tahun memiliki rasio guru dan peserta didik 1:15.

Kegiatan setiap daycare juga menyesuaikan dengan usia peserta didik karena setiap anak memiliki kebutuhan yang berbeda. Oleh karena itulah, penting bagi orang tua untuk memilih daycare sesuai dengan usia anak.

Penulis: Safina Azzahra Rona Imani