Aksi pencopetan massal menimpa belasan penonton saat berlangsungnya konser grup band Slank di Lapangan Rampal, Kota Malang, pada Minggu (19/4) malam. Pihak kepolisian mengonfirmasi adanya laporan kehilangan sebanyak 14 unit telepon seluler (HP) milik pengunjung dalam acara tersebut.
Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota kini tengah melakukan penyelidikan intensif guna menindaklanjuti laporan para korban. Penanganan kasus ini dilakukan setelah sejumlah penonton mendatangi markas kepolisian untuk melaporkan barang berharga mereka yang raib di tengah keramaian, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin memberikan penegasan mengenai situasi di lapangan serta jumlah kerugian yang dialami penonton hingga saat ini.
"Terkait hal itu (copet), memang banyak penonton yang menjadi korban. Hingga siang ini, kami sudah menerima 14 laporan dengan para korbannya kehilangan HP," kata Lukman.
Pihak berwenang juga membuka kesempatan bagi warga lain yang merasa kehilangan barang untuk segera memberikan keterangan resmi kepada penyidik.
"Kami imbau masyarakat yang menjadi korban segera melapor. Setiap laporan yang kami terima akan langsung ditindaklanjuti," kata Lukman.
Kesaksian mengenai modus operandi pelaku disampaikan oleh seorang penonton bernama Andi, yang rekannya menjadi salah satu korban pencopetan. Ia menjelaskan bahwa seorang temannya, Dewi, kehilangan iPhone 12 yang diperkirakan bernilai Rp7 juta saat konser sedang memuncak.
Andi menduga para pelaku sengaja menyasar penonton yang sedang terdistraksi oleh penampilan Kaka, vokalis Slank, di atas panggung.
"Ketika penonton berjoget, pelaku bergerak ke belakang dan langsung mengambil HP yang ada di saku samping," ujar Andi.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·