Benoît Tavenot Terancam Pecahkan Rekor Tanpa Kemenangan Terburuk Ligue 1

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Pelatih FC Metz Benoît Tavenot terancam mencatatkan rekor durasi tanpa kemenangan terlama bagi seorang pelatih di kasta sepak bola profesional Prancis pada abad ke-21 jika gagal meraih poin penuh saat melawan Paris FC.

Catatan buruk ini membayangi Tavenot setelah ia melewati 22 pertandingan berturut-turut tanpa sekalipun merasakan kemenangan, termasuk periode kegagalannya saat menangani Bastia pada awal musim 2026. Tekanan besar kini berada di pundak pelatih Les Grenats tersebut di tengah upaya klub keluar dari dasar klasemen Ligue 1.

Kondisi psikologis sang pelatih dilaporkan sedang menurun drastis akibat rentetan hasil negatif yang tidak kunjung berhenti. Tavenot mengakui bahwa situasi sulit yang dialami timnya saat ini sangat memengaruhi pikirannya secara pribadi.

"Cela me mange le cerveau ! Je vis très mal de ne pas avoir assez impacté et qu'il n'y ait pas de résultat," kata Benoît Tavenot, Pelatih FC Metz.

Ia mengungkapkan keraguan mengenai kemampuannya untuk bangkit setelah melalui dua periode musim yang mengecewakan. Tavenot mengisyaratkan bahwa energi dan cadangan kekuatannya untuk memimpin tim mulai menipis di tengah krisis prestasi tersebut.

"Je ne sais même pas comment je vais me relever de ces deux demi-saisons. Je puise dans mes réserves, mais elles ne sont pas inépuisables," tambah Benoît Tavenot, Pelatih FC Metz.

Krisis kepemimpinan ini terjadi pada momentum krusial saat FC Metz sangat membutuhkan kemenangan untuk menjaga harapan bertahan di divisi utama. Pertandingan melawan Paris FC menjadi penentu apakah Tavenot mampu memutus tren negatif atau justru mengukuhkan namanya dalam sejarah rekor terburuk sepak bola Prancis.