Berkalung sabuk juara WBA-WBO, Benavidez tantang Canelo dan Bivol

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Petinju David Benavidez yang baru saja merebut sabuk juara dunia kelas penjelajah (90,7 kg) versi WBA dan WBO melontarkan tantangan kepada Saul Canelo Alvarez dan Dmitry Bivol untuk naik ring setelah ia mendominasi dan memukul knockout (KO) Gilberto Ramirez di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu.

"Saya melihat Canelo di gedung ini. Apakah kalian ingin melihat Canelo vs David Benavidez?" kata Benavidez seusai kemenangan atas Ramirez yang disimak langsung melalui kanal DAZN.

Benavidez menghentikan perlawanan Ramirez dengan pukulan KO pada ronde keenam setelah mendominasi sang juara dengan serangkaian hantama keras.

Petinju berjuluk "The Mexican Monster" itu mengakui kekuatan saja tidak cukup untuk mengalahkan Ramirez, sehingga ia memadukan kecepatan, kekuatan, gerakan, pemilihan pukulan, dan kecerdasan untuk memenangkan pertarungan.

"Saya berterima kasih kepadanya (Ramirez) atas kesempatan itu. Saya agak menyesal hal ini terjadi seperti ini. Saya menyukai Zurdo Ramirez, tetapi begitulah adanya," katanya.

Baca juga: David Benavidez pukul KO Ramirez, rebut juara kelas penjelajah WBA-WBO

Baca juga: Juara WBC Mbilli hadapi Canelo Alvarez untuk pertahanan gelar pertama

Setelah kemenangan untuk menjuarai tiga divisi berbeda serta menjaga rekor tak terkalahkan dengan 32 kemenangan (26 KO), Benavidez pun langsung mengarahkan perhatiannya kepada Saul Canelo Alvarez dan Dmitry Bivol.

Canelo asal Meksiko merupakan mantan juara dunia tak terbantahkan yang pernah memegang empat sabuk di kelas super menengah (WBC, WBA, IBF, dan WBO), sedangkan Bivol adalah juara dunia kelas berat ringan WBA, IBF, dan WBOWBO dari Rusia.

"Saya menghormati Canelo, dia juara hebat, tapi saya juga juara hebat. Ayo kita lakukan," katanya.

Ketika ditanya apakah menurutnya pertarungan itu realistis, Benavidez mengakui tidak tahu, tetapi menyatakan bahwa ia masih memegang gelar kelas berat ringan WBC.

Selain Canelo, Benavidez juga menempatkan Bivol, yang menurutnya merupakan petinju hebat, sebagai target lawan berikutnya.

"Bivol adalah target utama saya. Bivol adalah petarung hebat, juara hebat. Saya hanya ingin menguji diri saya sendiri di setiap pertarungan," katanya.

Canelo diperkirakan akan menghadapi Christian Mbilli untuk memperebutkan gelar kelas menengah super WBC pada bulan September, sementara Bivol dijadwalkan kembali pada 30 Mei mendatang untuk mempertahankan gelarnya di Rusia melawan Michael Eifert.

Baca juga: Takuma Inoue pertahankan gelar bantam WBC usai menang mutlak atas Ioka

Baca juga: Naoya Inoue kalahkan Nakatani pertahankan juara tak terbantahkan

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Gilang Galiartha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.