Gelandang Manchester City, Bernardo Silva, menunjukkan performa defensif yang impresif saat membantu timnya menumbangkan Arsenal dengan skor 2-1 dalam laga lanjutan Liga Inggris di Stadion Etihad pada Minggu (19/4/2026). Peran sentral pemain asal Portugal tersebut dalam menjaga area pertahanan menjadi faktor kunci kemenangan tim asuhan Pep Guardiola tersebut.
Dilansir dari Detik Sport, Silva tampil tanpa mencatatkan gol maupun assist, namun kontribusinya dalam memutus serangan lawan sangat menonjol. Salah satu momen krusial terjadi pada babak kedua ketika ia berhasil menyapu bola dari kaki Kai Havertz tanpa melakukan pelanggaran meski memiliki postur tubuh yang lebih kecil.
Statistik pertandingan mencatat kecerdasan Silva dalam membaca permainan, termasuk saat ia memenangkan duel udara melawan penyerang Arsenal, Viktor Gyokeres. Keberhasilan tersebut menarik perhatian karena Gyokeres memiliki tinggi badan yang terpaut 16 sentimeter lebih jangkung daripada Silva.
Erling Haaland sebagai pencetak gol penentu kemenangan memberikan apresiasi khusus terhadap ketangguhan rekan setimnya itu di lini belakang. Penyerang asal Norwegia tersebut bahkan menyandingkan kualitas bertahan Silva dengan legenda tim nasional Italia, Fabio Cannavaro.
"Saya ingat upan silang itu, saya bilang padanya (Silva) usai dia menyundul bola keluar, saya bilang dia seperti 'f***ing' Cannavaro," ujar Haaland, Penyerang Manchester City.
Pernyataan spontan tersebut sempat membuat reporter Sky Sports, Patrick Davison, memberikan teguran ringan terkait penggunaan kata kasar dalam siaran langsung. Haaland kemudian memberikan klarifikasi atas luapan emosinya yang ditujukan untuk memuji konsistensi permainan Silva sepanjang pertandingan berlangsung.
"Kita semua pasti sesekali mengumpat dalam hidup kita. Aku hanya bilang padanya dia mirip Cannavaro. Hari ini, Bernie, aku tidak akan membuatmu emosional di sini, tapi kau benar-benar hebat seperti biasanya," ujar Haaland, Penyerang Manchester City.
Laga ini menjadi salah satu penampilan terakhir Silva bersama The Citizens mengingat sang pemain dijadwalkan akan meninggalkan klub pada akhir musim ini. Selama sembilan tahun masa baktinya, ia telah mengoleksi enam gelar Liga Inggris dan satu trofi Liga Champions sebagai pilar kesuksesan klub.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·