Bhayangkara Presisi Lampung Taklukkan PSIM Yogyakarta 2&1 di Way Halim

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Bhayangkara Presisi Lampung FC berhasil membalikkan keadaan untuk meraih kemenangan 2-1 atas PSIM Yogyakarta dalam lanjutan kompetisi Super League di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, Jumat (17/04/2026). Tim tuan rumah sempat tertinggal lebih dulu sebelum dua gol di babak kedua memastikan tiga poin krusial.

PSIM Yogyakarta membuka keunggulan pada menit ke-9 melalui sepakan Savio Sheva setelah mendominasi penguasaan bola di awal laga. Meski Bhayangkara mencoba menekan lewat trio Doumbia, Privat Mbarga, dan Moussa Sidibe, skor 0-1 bertahan hingga turun minum berkat penampilan disiplin Zevalente dan kawan-kawan.

Kebangkitan skuad asuhan Paul Munster dimulai pada menit ke-50 saat Nehar Sadiki mencetak gol penyama kedudukan memanfaatkan tendangan bebas Sidibe. Lima menit berselang, Moussa Sidibe mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mengunci kemenangan setelah menerima umpan matang dari Moises.

Keberhasilan ini membawa Bhayangkara naik ke peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi 47 poin dari 28 laga, sementara PSIM tertahan di posisi kesembilan dengan 38 poin. Moussa Sidibe mengungkapkan bahwa kesiapan fisik dan mental menjadi kunci utama performa impresifnya bersama The Guardian di Lampung.

"Ini sangat berpengaruh secara fisik maupun mental, kemudian kami akan melakukan lebih banyak lagi untuk bekerja dan mencoba memberikan yang terbaik dalam setiap permainan," kata Moussa Sidibe, Gelandang Bhayangkara Presisi Lampung FC sebagaimana dilansir dari ileague.id.

Pemain asal Mali tersebut menekankan bahwa kontribusi individu yang ia berikan tidak lepas dari dukungan seluruh elemen di dalam klub. Sidibe merasa keharmonisan tim memudahkannya untuk langsung memberikan dampak nyata di lapangan sejak bergabung sebagai pemain pinjaman.

"Tentu faktornya berasal dari tim. Ini adalah kerja tim untuk seluruh tim, baik staf teknis maupun rekan-rekan pemain. Dan itulah yang saya katakan: jika seorang pemain bisa menonjol, itu adalah berkat bantuan rekan-rekan setimnya juga," ujar Sidibe menambahkan.

Pengalaman membela Persis Solo pada musim 2024/2025 menjadi modal penting bagi Sidibe untuk beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Indonesia tanpa kendala berarti. Hal ini memudahkan tim teknis untuk segera mengintegrasikan sang pemain ke dalam skema strategi utama musim ini.

"Saya tidak mengalami kesulitan adaptasi dengan Bhayangkara FC, karena saya sudah pernah ke sini dan bermain di Indonesia. Saya tahun lalu berada di Persis Solo," pungkas Sidibe dilansir dari sumber yang sama.

Kiper Aqil Savik juga berperan vital dalam kemenangan ini dengan melakukan sejumlah penyelamatan penting dari serangan balik PSIM. Skor akhir tetap 2-1 untuk keunggulan tuan rumah setelah gol balasan Vidal dianulir oleh Video Assistant Referee (VAR) karena posisi offside sebelum peluit panjang berbunyi.