Petarung Thailand Rodtang Jitmuangnon dijadwalkan menghadapi Takeru Segawa dalam laga perebutan gelar Interim Flyweight Kickboxing World Title di ajang ONE SAMURAI 1 yang berlangsung di Ariake Arena, Tokyo, pada 29 April 2026.
Pertandingan ini menjadi sorotan besar karena ONE Championship mengonfirmasi bahwa laga tersebut akan menjadi penampilan terakhir Rodtang di organisasi tersebut menyusul perselisihan hukum antara kedua pihak. Takeru Segawa juga telah mengumumkan bahwa duel ini merupakan laga perpisahan dari karier bertarungnya.
Meskipun sedang menghadapi proses hukum terkait dugaan pelanggaran kontrak dan pernyataan fitnah, ONE Championship memastikan bentrokan dua bintang besar ini tetap berjalan sesuai rencana. Rodtang membawa rekor promosi 17-2 untuk menantang Takeru yang merupakan pemegang tiga gelar juara K-1.
Rodtang menyatakan bahwa laga ini memiliki makna mendalam karena dirinya dipilih langsung oleh rivalnya untuk menjadi lawan di pertandingan penutup karier.
"This fight is the most important fight yet, not because of an interim belt, but because it’s his last fight. And he chose me. He probably really respects me. And I’m happy to be a part of his fight journey. On his last day, he hand-picked me as his opponent" ujar Rodtang Jitmuangnon.
Petarung berjuluk The Iron Man ini mengaku sangat menghargai keputusan Takeru tersebut dan berjanji akan memberikan tontonan yang membanggakan bagi para penggemar. Ia tetap optimis meski bertarung di hadapan pendukung tuan rumah di Jepang.
"I am very honored, and I truly appreciate how much he respects me. I am confident that it is going to be entertaining that evening. Everyone will be proud of him. Even if he loses" ucap Rodtang Jitmuangnon.
Dalam persiapan teknisnya, Rodtang menegaskan tidak akan meremehkan Takeru meskipun ia memenangkan pertemuan pertama mereka di ONE 172 pada Maret 2025 lewat kemenangan KO dalam waktu 80 detik.
"No doubt, everyone can talk themselves great in the interviews. They can say or do anything to make people believe that they would do this and that on the big day. I believe that Takeru cannot take me for granted, as much as I cannot take him for granted" tegas Rodtang Jitmuangnon.
Ia menambahkan bahwa kekuatan mental menjadi modal utamanya untuk menghadapi perlawanan Takeru yang baru saja meraih kemenangan atas Denis Puric pada November lalu.
"In our first fight, even though I beat him, I still cannot take him for granted. But believe me, my heart is stronger than steel. There’s no easy way to take me down" kata Rodtang Jitmuangnon.
Target utama Rodtang dalam laga ini adalah membawa pulang kemenangan ke Thailand sekaligus menutup perjalanannya di ONE Championship dengan prestasi maksimal.
"In this upcoming fight, I would like to perform my best. For sure, the only goal in fighting is victory. I want to bring the victory back to my home country. To my Thailand" pungkas Rodtang Jitmuangnon.
Di sisi lain, ketegangan antara Rodtang dan pihak promotor sempat mencuat ke publik melalui media sosial terkait keadilan dalam kontrak kerja mereka.
"I don’t intend to fight against what is right, but I am ready to fight against what is wrong" tulis Rodtang Jitmuangnon di media sosial miliknya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·