BI jajaki cagar budaya De Javasche Bank jadi museum di Surabaya

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Surabaya, Jawa Timur (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) menjajaki bangunan cagar budaya De Javasche Bank untuk menjadi salah satu museum di Surabaya yang prosesnya saat ini tahap pengkajian dengan melibatkan para ahli sejarah.

"De Javasche Bank saat ini masih dalam status cagar budaya jadi belum museum. Tetapi arahnya Bank Indonesia saat ini adalah menjajaki (berproses menjadikannya sebagai museum)," kata Kepala Museum BI Rio Wardhanu di Surabaya, Selasa.

Selama ini, kata dia, sebetulnya status De Javasche Bank hanya bangunan cagar budaya di Kota Tua Surabaya dan belum resmi menjadi museum.

Ia menjelaskan upaya menjadikan De Javasche Bank sebagai museum kini dalam proses pengkajian oleh para kurator yang di antaranya ahli sejarah dari Universitas Airlangga.

Beberapa yang dikaji oleh kurator di antaranya mengenai bangunan atau arsitektur, kesejarahan, dan kearifan lokal.

Dari hasil kajian para ahli akan tercipta narasi-narasi mengenai De Javasche Bank yang menjadi acuan para edukator museum ketika mendampingi pengunjung yang datang.

Baca juga: Museum Nasional gelar pameran lampu dan pameran numismatik

Nantinya, kata dia, ketika sudah menjadi museum, De Javasche Bank akan menonjolkan tiga klaster, yaitu tentang sejarah Bank Indonesia beserta kebijakan, arsitektur, dan koleksi numismatik atau mata uang.

"Museum itu harus ada kurator karena (di dalam museum) ada dua poin penting yaitu tata pamer dan narasi. Apa yang dipamerkan itu narasinya harus sesuai dengan fakta. Ada uang, uang ini apa? Ada ceritanya. Yang bisa bercerita itu kurator," kata Rio.

Sebelum meresmikan museum, kata dia, BI akan terlebih dahulu merilis buku yang berisi hasil kajian kurator terhadap cagar budaya De Javasche Bank dengan salah satu tim penulis adalah Guru Besar Bidang Sejarah Revolusi di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga, Sarkawi.

Ia memastikan pihak BI sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kebudayaan mengenai upaya ini dan diharapkan De Javasche Bank sudah dapat berstatus museum dalam waktu dua tahun mendatang.

Ia menambahkan, sejauh ini Bank Indonesia hanya memiliki satu museum yakni di Jakarta sedangkan di daerah lain seperti Surabaya, Solo, Semarang, Padang, dan IKN Nusantara hanya berstatus cagar budaya dan galeri.

"Kita mendukung Kota Surabaya dengan meningkatkan (daya tarik) kota tua ini. Salah satunya ya kita membuat ini (De Javasche Bank) naik kelas menjadi museum," ujarnya.

Baca juga: Peneliti Prancis teliti sejarah geologi di Museum Lambung Mangkurat

Baca juga: Kunjungi Pantheon, Menbud bidik referensi pengembangan museum RI

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.