BMKG: Sebagian besar Jateng masih hujan kategori rendah pada awal Mei

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Untuk prediksi probabilistik Dasarian I Mei 2026, peluang lebih dari 60 persen untuk curah hujan kategori rendah (0-50 mm per dasarian) diperkirakan terjadi di sebagian besar wilayah Jawa Tengah

Cilacap (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan curah hujan di wilayah Jawa Tengah pada awal Mei 2026 didominasi kategori rendah, meskipun sebagian daerah masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas menengah.

Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo di Cilacap, Jumat, mengatakan prakiraan tersebut merujuk pada analisis BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Tengah terhadap monitoring Hari Tanpa Hujan (HTH) dan curah hujan dasarian.

“Berdasarkan monitoring HTH dengan pembaruan data hingga 30 April 2026, sebagian besar wilayah Jawa Tengah masih mengalami hujan,” katanya.

Meskipun demikian dia mengatakan HTH kategori pendek (6-10 hari) hingga menengah (11-20 hari) terpantau di sejumlah wilayah, antara lain Brebes, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Grobogan, Pati, Rembang, Blora, dan Wonogiri.

Baca juga: Jumat, BMKG: Waspada hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah RI

Sementara itu, lanjutnya, analisis curah hujan Dasarian III April 2026 periode 21-30 April menunjukkan sebagian besar wilayah berada pada kategori rendah (0-50 milimeter per dasarian) hingga menengah (51-150 mm per dasarian).

Ia mengatakan curah hujan kategori tinggi (151-300 mm per dasarian) terjadi di sebagian wilayah Banjarnegara, Pekalongan, dan Wonosobo, serta sebagian kecil wilayah lainnya seperti Brebes, Kendal, Grobogan, Sragen, Klaten, Wonogiri, Magelang, Purworejo, Kebumen, Purbalingga, Banyumas, dan Cilacap.

“Untuk prediksi probabilistik Dasarian I Mei 2026, peluang lebih dari 60 persen untuk curah hujan kategori rendah (0-50 mm per dasarian) diperkirakan terjadi di sebagian besar wilayah Jawa Tengah,” katanya.

Menurut dia, peluang curah hujan kategori menengah (51-150 mm per dasarian) dengan probabilitas 60-80 persen diprakirakan terjadi di wilayah Wonosobo dan Banjarnegara, sebagian besar Purbalingga, serta sebagian wilayah Brebes, Tegal, Pemalang, Batang, Kendal, Purworejo, Kebumen, Cilacap, dan Banyumas, serta sebagian kecil Kota dan Kabupaten Semarang, Karanganyar, dan Magelang.

Baca juga: BMKG: Waspada hujan sedang hingga lebat di wilayah Sultra hari ini

Berdasarkan analisis BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Tengah, kata dia, tidak terdapat peluang curah hujan kategori tinggi maupun sangat tinggi pada periode tersebut.

"Adapun prediksi deterministik menunjukkan pada dasarian pertama Mei 2026 seluruh wilayah Jawa Tengah berada pada kategori rendah hingga menengah,” katanya.

Ia mengatakan kondisi serupa diprakirakan berlanjut pada Dasarian II dan III Mei, serta Dasarian I Juni 2026.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap mewaspadai dinamika cuaca serta memanfaatkan informasi prakiraan cuaca secara berkala guna mengantisipasi potensi dampak yang dapat ditimbulkan,” kata Teguh Wardoyo.

Baca juga: BMKG: Kaltim waspada potensi bencana hidrometeorologi pada 1-10 Mei

Pewarta: Sumarwoto
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.