Medan (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan nelayan dan pemangku kepentingan lainnya agar mewaspadai potensi terjadinya gelombang tinggi di sejumlah perairan di Sumatera Utara.
'Waspadai gelombang tinggi yang kemungkinan terjadi pada 1 hingga 4 Mei 2026 di sejumlah perairan Sumatera Utara," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan Indah Riandiny Puteri di Medan, Jumat.
Menurut dia, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan angin berkisar 3-18 knot.
Baca juga: BMKG: Kaltim waspada potensi bencana hidrometeorologi pada 1-10 Mei
Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari timur laut hingga tenggara dengan kecepatan angin berkisar 3-20 knot.
Gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di perairan barat Kepulauan Nias, perairan Kepulauan Batu, perairan barat Kepulauan Batu, Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, dan perairan timur Sumatera Utara.
Nelayan yang menggunakan perahu diminta waspada jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
Baca juga: BMKG: Sebagian besar Jateng masih hujan kategori rendah pada awal Mei
Demikian juga dengan kapal tongkong harus waspada jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
Pewarta: Juraidi
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·