Bolton Wanderers Hadapi Bradford City demi Tiket Final Play&Off

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Bolton Wanderers akan bertandang ke Stadion University of Bradford pada Kamis malam untuk menjalani laga leg kedua semifinal play-off League One melawan Bradford City. Skuad asuhan Steven Schumacher tersebut membawa modal keunggulan satu gol menjelang pertandingan yang dijadwalkan memulai sepak mula pada pukul 20.00 waktu setempat.

Klub berjuluk The Whites ini memimpin agregat 1-0 berkat gol tunggal Amario Cozier-Duberry pada pertemuan pertama yang berlangsung di Toughsheet Community Stadium, Sabtu lalu. Bolton tercatat belum terkalahkan dalam empat pertemuan terakhir melawan armada Graham Alexander sepanjang musim ini.

Manajer Bolton Wanderers, Steven Schumacher, menegaskan timnya akan tetap bermain terbuka meski berada dalam posisi unggul. Ia menekankan pentingnya menjaga mentalitas positif untuk mengunci tiket ke final yang akan digelar di Stadion Wembley pada Minggu, 24 Mei mendatang.

"Kami mendekatinya persis sama seperti jika kedudukannya imbang. Kami mencoba untuk bersikap positif - seperti yang telah kami lakukan di pertandingan lainnya - mencoba untuk menekan, mencoba membawa permainan ke Bradford di mana kami bisa dan melihat apakah kami bisa pulang dengan kemenangan," ujar Steven Schumacher, Manajer Bolton Wanderers.

Schumacher menyadari bahwa tim tuan rumah akan memberikan tekanan besar sejak awal laga. Ia menginstruksikan para pemainnya untuk tetap tenang di tengah atmosfer stadion yang diprediksi akan sangat intens.

"Itu telah menjadi pendekatan kami sepanjang musim, jadi saya pikir itu tidak perlu berubah. Kami akan bersikap positif jika memungkinkan, memahami ancaman yang akan diberikan Bradford kepada kami – karena mereka harus keluar dan mencoba menekan kami – tetapi berusaha tetap se-tenang dan se-terkendali mungkin," kata Steven Schumacher, Manajer Bolton Wanderers.

Pihak manajemen Bolton juga memastikan bahwa mereka akan mendapatkan dukungan penuh dari suporter yang telah menghabiskan tiket jatah tandang. Schumacher berharap timnya bisa segera mengambil alih kendali permainan saat momentum tekanan lawan muncul.

"Kami tahu bahwa mereka akan memiliki momen tekanan dan penonton mereka akan mencoba mendukung mereka serta mempersulit kami dan membuat atmosfer itu intens. Jadi, kami perlu tetap se-tenang mungkin, menghadapi momen-momen mereka dan mengamankan bola jika memungkinkan dan kembali mengendalikan permainan," tutur Steven Schumacher, Manajer Bolton Wanderers.

Di sisi lain, Manajer Bradford City, Graham Alexander, menyatakan optimisme tinggi untuk membalikkan keadaan. Ia merasa performa lini pertahanan timnya pada leg pertama sudah cukup solid dan hanya membutuhkan sedikit ketajaman di lini depan.

"Kami harus memenangkan pertandingan. Jelas seperti itu. Kami memainkan setiap pertandingan di kandang dengan pola pikir tersebut - kami selalu ingin menang. Kami katakan sebelum leg pertama, apa pun hasilnya, ini adalah paruh waktu - itu masih berlaku," tegas Graham Alexander, Manajer Bradford City.

Alexander menilai penguasaan bola dan ketenangan menjadi kunci utama bagi The Bantams untuk mencetak gol balasan. Ia meminta para pemainnya tidak terbebani oleh situasi agregat saat ini.

"Secara defensif, kami kuat di leg pertama. Pertandingan bisa saja berjalan ke arah mana pun atau berakhir imbang. Bolton tidak memiliki banyak peluang - kami memiliki jumlah yang serupa. Kami harus menggunakan bola dengan lebih baik dan memiliki lebih banyak ketenangan saat bermain dalam tempo tinggi," jelas Graham Alexander, Manajer Bradford City.

Persiapan Bradford City disebut tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan laga-laga sebelumnya. Fokus utama tim adalah mempertahankan standar permainan yang sudah mereka jalani sepanjang karier profesional mereka.

"Persiapan tetap sama, ini hanyalah sebuah pertandingan sepak bola, dan skuad telah melakukannya ratusan kali dalam karier mereka," pungkas Graham Alexander, Manajer Bradford City.