Jakarta -
Sejak tiga tahun terakhir, brand mobil China mulai berbondong-bondong datang ke Indonesia. Bahkan, sejumlah nama masuk daftar merek terlaris di dalam negeri. Mampukah mereka menggusur dominasi brand Jepang? Ini kata Indomobil Group.
Chief Executive Officer (CEO) PT Indomobil National Distributor, Tan Kim Piauw mengatakan, brand-brand China memang mulai menggerus pasar mobil Jepang di Indonesia. Namun, perkara ada shifting atau pergeseran dominasi, dia tak menjawabnya dengan lugas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau itu (brand China menggantikan Jepang di Indonesia), saya rasa masyarakat yang bisa melihat ya. Shifting atau share mobil dari Jepang ke China ini sekarang meningkat cukup tajam," ujar Tan saat ditemui di Senayan, Jakarta Pusat.
"Jadi sampai tahun lalu share mobil China menurut saya udah 15 persenan di Indonesia. Jadi, menurut saya, itu relatif besar atau cukup tinggi," tambahnya.
Mobil listrik China, Changan. Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto
Sebagai perusahaan yang identik dengan bisnis otomotif, Indomobil belakangan mulai gencar memboyong merek mobil China ke Indonesia. Kini, mereka sudah menjadi mitra untuk Maxus, Changan, GAC AION dan JAC Motors.
Tak berhenti di situ, Indomobil Group juga akan mendatangkan dua merek China lagi ke Indonesia tahun ini, yakni Leapmotor dan Hongqi. Keputusan tersebut, tak lain dan tak bukan, karena konsumen mulai menaruh minat lebih ke mobil-mobil buatan Negeri Panda.
"Indomobil melihat ada opportunity bahwa masyarakat Indonesia tren mobil EV-nya makin meningkat, lalu pemerintah sendiri juga punya target membangun elektrifikasi di Indonesia. Jadi kenapa kita nggak manfaatkan kesempatan ini? Nah yang saat ini punya mobil EV sangat bagus kan dari China," tuturnya.
Selain itu, kata Tan, biasanya prinsipal brand dari China yang mengajukan diri ke Indomobil untuk menjadi rekan bisnis di Indonesia. Menurut dia, hal tersebut mengacu pada reputasi Indomobil yang sudah sangat baik di dalam negeri.
"Indomobil kan salah satu perusahaan terkemuka di bidang otomotif dan sangat siap secara distribusi. Kita punya pengalaman bagus, kemudian secara ekosistem kita didukung berbagai perusahaan yang komplet: kita punya leasing, rental, sparepart dan lain-lain," kata Tan.
(sfn/rgr)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·