Jakarta -
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijemput Pindad Maung berkelir putih saat melakukan kunjungan ke Filipina, Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-48 ASEAN.
Prabowo lebih memilih Maung. Kabar ini diketahui dari laman instagram @sekretariat.kabinet. Ini sekaligus menjadi momen pertama kali Maung dipakai saat kunjungan ke luar negeri.
"Untuk pertama kalinya, saat mendarat di luar negeri, Presiden Prabowo dijemput dengan mobil Maung, kendaraan kebanggaan bangsa Indonesia, hasil pengembangan industri pertahanan nasional," tulis @sekretariat.kabinet.
"Selama berada di Filipina, Bapak Presiden akan menggunakan kendaraan yang dikenal sebagai kendaraan taktis ringan yang tangguh ini," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal petinggi negara-negara anggota ASEAN disuguhkan mobil mewah antipeluru. Untuk KTT di Fillipina tahun ini, BMW menyediakan 25 unit mobil BMW 760i Protection.
Sekretariat Kabinet menyebut produksi Maung sudah mencapai lebih dari 3.200 unit, dan telah digunakan dalam berbagai operasi dan kebutuhan dalam negeri.
"Penggunaan Maung di forum internasional ini bukan sekadar alat transportasi, tetapi sebagai simbol kemandirian, kepercayaan diri bangsa, dan kemajuan industri nasional Indonesia. Maung menjadi sebuah simbol diplomasi. Dari dalam negeri, untuk Indonesia, hadir di panggung dunia," tulisnya lagi.
Sebagai catatan, mobil yang digunakan Presiden Prabowo itu modoelnya adalah MV3 Garuda Limousine. Ini merupakan varian pengembangan terbaru dari seri MV3. Desainnya dikembangkan secara langsung mengikuti arahan Presiden Prabowo yang mencerminkan karakter bangsa.
Secara dimensi, Garuda Limousine memiliki panjang 5,05 meter, lebar 2,06 meter, dan tinggi 1,87 meter. Meski bobotnya 2,95 ton, namun kendaraan itu dirancang tetap nyaman dipakai kepala negara.
MV3 Garuda Limousine ditenagai mesin bertenaga 199 dk yang dikawinkan transmisi otomatis delapan percepatan. Top speed-nya diklaim hanya tembus 100 km/jam. Meski tak terlalu kencang, namun kecepatan itu dirasa cukup untuk menunjang perjalanan presiden.
Pindad juga menempatkan aspek keamanan sebagai prioritas utama. Material bodi menggunakan composite armor yang mampu menahan tembakan amunisi kaliber 7,62 x 51 mm NATO dan 5,56 x 45 mm M193. Kaca mobil berstandar antipeluru level B5/B6, sedangkan ban berukuran 21 inci tipe Run Flat Tyre (RFT) memungkinkan kendaraan tetap melaju meski dalam kondisi bocor.
(riar/rgr)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·