Brasil Selidiki Dugaan Kasus Virus Ebola Pertama dari Warga Kongo

Sedang Trending 38 menit yang lalu

Otoritas kesehatan Brasil tengah melakukan penyelidikan mendalam terhadap seorang pria berusia 37 tahun asal Republik Demokratik Kongo yang diduga terinfeksi virus Ebola. Penyelidikan atas kasus suspek pertama di negara tersebut dilakukan setelah pasien yang baru melakukan perjalanan dari Afrika itu menunjukkan gejala demam pada Sabtu, 30 Mei 2026, dilansir dari Bloombergtechnoz.

Dinas Kesehatan Negara Bagian São Paulo mengonfirmasi bahwa pasien tersebut memenuhi definisi operasional sebagai kasus berstatus suspek. Jika hasil pengujian laboratorium terbukti positif, pria ini akan tercatat sebagai pasien penularan virus mematikan Ebola pertama dalam sejarah Brasil.

Penyebaran virus ini dipicu oleh strain Bundibugyo yang awalnya terdeteksi di Kongo dan kini meluas dengan cepat ke berbagai wilayah. Kondisi darurat global bahkan telah ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang diikuti dengan penerapan pembatasan perjalanan serta pengetatan perbatasan oleh sejumlah negara karena belum adanya vaksin atau terapi antibodi resmi untuk strain ini.

Respons cepat segera diambil oleh pemerintah pusat melalui penanganan medis intensif di fasilitas khusus penanganan darurat penyakit menular. Kementerian Kesehatan Brasil mengumumkan langkah penanganan cepat guna memitigasi potensi penyebaran virus secara luas di masyarakat.

"langkah-langkah yang diatur dalam Rencana Kontinjensi Nasional segera diterapkan, termasuk mengisolasi pasien dan memulai penyelidikan epidemiologis serta laboratorium." kata Kementerian Kesehatan Brasil.

Saat ini, pria warga negara asing tersebut ditempatkan di ruang isolasi ketat pada unit rujukan negara bagian yang dikhususkan untuk menangani kasus-kasus suspek Ebola. Tim medis terus melakukan pelacakan riwayat perjalanan guna mengetahui asal penularan secara pasti.

"Hingga saat ini, belum dimungkinkan untuk mengonfirmasi provinsi asal pasien di Republik Demokratik Kongo," tambah kementerian tersebut.