Brigjen Tedjo Kusumo Jabat Direktur Intel Densus 88

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memutasi 108 perwira menengah dan perwira tinggi Polri. Salah satu yang dimutasi adalah Brigadir Jenderal Muhammad Tedjo Kusumo yang kini menjabat sebagai Direktur Intel Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi merupakan bagian dari pembinaan karier. “Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang alamiah dalam organisasi Polri. Ini menjadi bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis,” kata Johnny lewat keterangan tertulis, Sabtu, 9 Mei 2026.

Mutasi tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/960/V/KEP./2026 tanggal 7 Mei 2026. Tedjo yang sebelumnya menjabat Direktur Penindakan Densus 88 Polri turut berganti jabatan bersama puluhan perwira tinggi lainnya.

Laporan Majalah Tempo berjudul Detasemen Tak Bertuan dari Cipete mengungkap nama Tedjo muncul dalam peristiwa penguntitan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febri Diansyah pada Mei 2024. Tedjo merupakan anggota Densus 88 yang memimpin penguntitan tersebut. Penguntitan ini terungkap setelah Polisi Militer yang mengawal Jampidsus Febrie menangkap anggota satuan khusus tersebut pada Ahad, 19 Mei 2024. 

Tim Densus 88 yang dipimpin oleh Tedjo ini diduga terafiliasi dengan Satgassus Merah Putih, jabatan non struktural di Kepolisian yang dibentuk oleh Jenderal Tito Karnavian selaku Kapolri saat itu. Meskipun akhirnya pada 2022, kelompok ini dibubarkan saat Pimpinannya, Ferdy Sambo, menjadi terpidana pembunuhan Brigadir Nopryansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Dalam susunan organisasi terakhir yang tercantum dalam Surat Perintah Kapolri Nomor 1583 Tahun 2022, Tedjo tercatat menjabat sebagai Kepala Tim Penyelidikan III Sub-Satgas Penyelidikan. 

Saat ini, kasus penguntitan tersebut  menguap tanpa kejelasan usai Kapolri dan Jaksa Agung ST Burhanudin bertemu di acara peluncuran GovTech INA Digital di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 27 Mei 2024. 

Dede Leni berkontribusi dalam artikel ini