BRIN ajak masyarakat beri masukan dalam Peta Jalan Riset Nasional 2026

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mengajak masyarakat untuk memberi masukan dalam pembentukan Peta Jalan dan Agenda Riset Strategis Nasional Edisi 2026.

Dalam hal ini, kedua instansi membuka forum konsultasi publik guna memperoleh saran atau masukan dari para pemangku kepentingan serta masyarakat luas.

"Konsultasi publik ini dimaksudkan untuk memperkaya substansi dokumen, memperkuat keterhubungan antara arah strategis jangka panjang dan implementasi jangka menengah, serta memastikan bahwa agenda riset dan inovasi strategis nasional yang disusun implementatif, kolaboratif, dan berdampak bagi pembangunan nasional," kata Deputi Bidang Kebijakan Riset dan Inovasi BRIN, Boediastoeti Ontowirjo dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Kemdiktisaintek dan BRIN dorong penguatan peta jalan riset nasional

Boediastoeti mengatakan dokumen Peta Jalan dan Agenda Riset Strategis Nasional Edisi 2026 disusun sebagai kerangka strategis dan implementatif untuk mengintegrasikan arah pembangunan nasional dengan prioritas pengembangan riset dan inovasi secara terukur, bertahap, dan berorientasi pada dampak.

Penyusunan dokumen ini melibatkan tim yang berjumlah 279 orang, terdiri atas 230 pakar dari perguruan tinggi, kementerian/lembaga, dan industri dengan beragam bidang kepakaran, sebagai wujud pendekatan multipihak dalam merumuskan arah riset dan inovasi nasional.

"Peta Jalan dan Agenda Riset Strategis Nasional Edisi 2026 diharapkan menjadi acuan bersama bagi kementerian/lembaga, perguruan tinggi, industri, dan mitra pembangunan dalam menyelaraskan prioritas, mengarahkan penguatan riset, serta memperkuat koordinasi pelaksanaan," ujarnya.

Lebih lanjut, Boediastuti memaparkan Peta Jalan dan Agenda Riset Strategis Nasional Edisi 2026 terdiri atas dua bagian utama yang saling melengkapi. Buku 1, Peta Jalan Riset Strategis Nasional 2026–2045: Pendekatan Dinamis dan Multi-pihak, memuat arah transformasi riset nasional jangka panjang.

Baca juga: Peta Jalan Riset dan Inovasi Nasional jadi pilar utama panduan periset

Baca juga: BRIN dukung ASEAN hasilkan peta jalan pengembangan AI

Selanjutnya, Buku 2, Agenda Riset dan Inovasi Strategis Nasional 2026–2029: Rencana Implementasi, menerjemahkan arah tersebut ke dalam agenda implementasi yang lebih rinci, terukur, dan bertahap pada fase awal.

Boediastuti menyebut dokumen Buku Peta Jalan dan Agenda Riset Strategis Nasional Edisi 2026 dapat diakses pada tautan ini, serta saran atau masukan terhadap buku tersebut dapat disampaikan melalui formulir ini sampai dengan Minggu, 17 Mei 2026.

"Saran dan masukan dari para pemangku kepentingan dan masyarakat penting bagi penyempurnaan Buku Peta Jalan dan Agenda Riset Strategis Nasional Edisi 2026," tutur Boediastuti Ontowirjo.

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.