Jakarta (ANTARA) - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk membuka Program BSI Scholarship untuk 5.250 pelajar dan mahasiswa dari keluarga prasejahtera yang memiliki prestasi akademik dan potensi kepemimpinan yang kuat.
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan bahwa program beasiswa ini bukan sekadar bantuan pendidikan, tetapi investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi unggul Indonesia.
“Tidak boleh ada anak cerdas yang kehilangan masa depan hanya karena persoalan biaya. BSI ingin memastikan talenta-talenta terbaik bangsa tetap bisa kuliah, berkembang, dan menjadi pemimpin masa depan. Inilah makna keberadaan bank syariah, bahwa pertumbuhan bisnis harus menghadirkan dampak nyata bagi umat,” kata Anggoro dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Anggoro menyampaikan bahwa program ini juga menjadi pembeda utama industri perbankan syariah, di mana pertumbuhan laba perusahaan harus sejalan dengan kebermanfaatan sosial melalui optimalisasi zakat perusahaan.
“Semakin kuat kinerja BSI, semakin besar pula kontribusi yang bisa kami berikan kepada masyarakat. Karena itu, zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi instrumen pemberdayaan umat yang mampu memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan,” kata Anggoro.
Baca juga: BSI catat pembiayaan capai Rp328,54 triliun pada kuartal I 2026
Baca juga: BSI salurkan pembiayaan Rp198 miliar bagi operasional dapur MBG
BSI Scholarship merupakan program beasiswa berbasis zakat korporasi yang diluncurkan pada 2021. Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau lebih dari 10.162 penerima manfaat yang terdiri dari 7.962 mahasiswa dan 2.200 pelajar.
Perseroan mencatat sebanyak 1.500 penerima beasiswa (awardee) telah lulus dan kini berkiprah di berbagai perusahaan nasional maupun melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi negeri (PTN) ternama di Indonesia.
BSI Scholarship memiliki tujuh kategori program mulai dari kategori pelajar, unggulan, inspirasi, talenta, prestasi, afirmasi hingga Talenta KIP-K BSI.
Untuk kategori pelajar, program ditujukan bagi siswa SMA/sederajat berprestasi dari keluarga kurang mampu.
Sementara kategori mahasiswa diperuntukkan bagi mahasiswa aktif dari kampus mitra BSI yang memiliki prestasi akademik maupun non-akademik serta berasal dari keluarga duafa.
Tidak hanya memberikan bantuan biaya pendidikan dan uang saku, BSI juga membekali para awardee dengan program pengembangan kapasitas mulai dari leadership workshop, penguatan karakter, literasi ekonomi syariah, pelatihan sosial kemasyarakatan, hingga program persiapan karier bagi mahasiswa tingkat akhir.
Selain itu, perseroan membuka peluang lebih luas melalui akses rekrutmen pegawai di berbagai bidang sesuai kompetensi awardee.
Dengan pendekatan tersebut, program beasiswa diharapkan tidak hanya mencetak lulusan akademik, tetapi juga melahirkan sumber daya manusia unggul yang tangguh, adaptif dan memiliki kepedulian sosial tinggi.
Adapun sepanjang 2025, BSI menyalurkan zakat korporasi sebesar Rp289 miliar melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk penguatan ekonomi umat.
Penyaluran tersebut telah memberikan manfaat kepada lebih dari 12,5 ribu penerima manfaat di bidang pendidikan, 223 ribu penerima manfaat di bidang kemanusiaan, serta ribuan penerima manfaat lainnya di bidang ekonomi, kesehatan dan dakwah.
Baca juga: Baznas RI bersama BSI hadirkan layanan digital dam haji dan kurban
Baca juga: BSI dukung program "PINTAR Reksa Dana" untuk perluas akses investasi
Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
38 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·