Palembang (ANTARA) - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Pusdokkes Polri berhasil mengidentifikasi 14 dari 17 korban kecelakaan antara Bus ALS dan truk tangki di Kabupaten Muratara, Sumatera Selatan.
“Dari 17 jenazah korban kecelakaan bus ALS, sebanyak 14 jenazah yang telah berhasil teridentifikasi,” kata Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana saat konferensi pers di Palembang, Jumat.
Adapun jenazah yang telah teridentifikasi, berdasarkan hasil dari sampel DNA yang diuji dari laboratorium forensik, yaitu Aldy Sulistiawan (L), Syamsiah Bachri (P), Zulpan Efendi (L), Agustina Maharani (P) atau istri dari Aldy Sulistiawan, Martoni (L), Aryanto (L), Klinton Wardana Marbun (L), Bahrul Ulum (L), Syafruddin Nasution (L), Alif Supriyatin (L), dan Budiyanto (L).
Berdasarkan data sekunder, tiga jenazah yang kembali teridentifikasi adalah Abella Zea Septiana, anak dari Aldy Sulistiawan, Zulkifli, serta Sukono.
“Sampai saat ini kami masih mengerjakan lagi tiga jenazah yang belum teridentifikasi,” kata Rony.
Jenazah telah diserahterimakan oleh Wakapolda Sumsel kepada masing-masing keluarga yang hadir di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.
Baca juga: Dua korban selamat kecelakaan bus ALS kondisinya stabil usai operasi
Baca juga: Legislator dorong evaluasi jalan lintas Sumatera usai kecelakaan bus
Baca juga: Kemenhub tunggu hasil KNKT usut kecelakaan maut bus ALS di Muratara
Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
31 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·