Insiden menegangkan melanda sebuah hotel berbintang empat di Zimbabwe ketika seekor buaya berukuran besar menyusup ke area dapur. Dilansir dari Detik iNET, reptil predator tersebut bahkan sempat memanjat hingga ke atas meja kerja staf dapur.
Peristiwa ini terjadi di A'Zambezi River Lodge, sebuah penginapan mewah yang berlokasi di dekat Air Terjun Victoria. Buaya jenis Nil dengan panjang mencapai 3,6 meter tersebut diduga berasal dari Sungai Zambezi yang letaknya hanya beberapa meter dari properti hotel.
Rekaman video dari lokasi menunjukkan momen saat buaya itu menggunakan kaki dan ekornya yang kuat untuk mengangkat tubuhnya ke atas counter dapur. Gerakannya yang lambat namun pasti sempat membuat suasana di area kerja tersebut menjadi sangat mencekam bagi para karyawan.
Pihak manajemen hotel segera menghubungi Zimbabwe Parks and Wildlife Management Authority (ZimParks) untuk menangani situasi tersebut. Tim ahli kemudian dikerahkan ke lokasi guna mengamankan predator itu tanpa menyebabkan luka pada manusia maupun hewan itu sendiri.
Melalui pernyataan resmi di media sosial, manajemen hotel menjelaskan bahwa insiden ini menjadi pengingat mengenai risiko hidup berdampingan dengan habitat liar di sepanjang Sungai Zambezi. Mereka memastikan bahwa buaya tersebut telah dilepaskan kembali ke sungai pada hari yang sama.
Juru bicara ZimParks, Lackmore Safuli, memberikan keterangan terkait keberhasilan proses evakuasi tersebut di lapangan. Penanganan dilakukan dengan prosedur keamanan yang ketat agar tidak ada kerusakan pada fasilitas hotel.
"Buaya berhasil diimobilisasi dan langsung dilepas kembali ke sungai. Tidak ada korban jiwa maupun kerusakan," ujarnya.
Risiko Predator Nil di Zimbabwe
Buaya Nil dikenal sebagai salah satu predator paling mematikan di benua Afrika yang memiliki kemampuan menyerang manusia secara tiba-tiba. Salah satu teknik berburu yang paling ditakuti dari hewan ini adalah "death roll" atau putaran maut saat melumpuhkan mangsa di dalam air.
Kejadian di A'Zambezi River Lodge ini mencuat di tengah tren peningkatan konflik antara manusia dan satwa liar di wilayah Zimbabwe. Data dari ZimParks menunjukkan eskalasi serangan yang cukup mengkhawatirkan dalam kurun waktu dua bulan terakhir.
Tercatat sedikitnya sembilan orang meninggal dunia dan 11 orang lainnya mengalami luka-luka akibat serangan buaya dalam periode tersebut. Selain korban jiwa dari pihak manusia, puluhan hewan ternak milik warga juga dilaporkan menjadi mangsa predator air ini.
Imbauan Kewaspadaan bagi Masyarakat
Otoritas keamanan satwa liar setempat kini memperketat pengawasan dan terus memberikan peringatan kepada warga serta wisatawan. Masyarakat diminta lebih berhati-hati saat berada di sekitar tepian sungai atau danau, terutama saat melakukan aktivitas harian.
Anak-anak dan hewan peliharaan disarankan untuk tidak dibiarkan tanpa pengawasan di dekat perairan yang menjadi habitat buaya. Aktivitas seperti mencuci pakaian atau memancing di sungai kini memerlukan perlindungan ekstra untuk menghindari serangan mendadak dari bawah permukaan air.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·