Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka peluang kerja sama strategis antardaerah dengan Kelantan, Malaysia, salah satunya rencana pembukaan rute penerbangan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyebut, rute tersebut diharapkan memperkuat konektivitas serta mendorong pertumbuhan sektor perdagangan, investasi, dan pariwisata.
“Tentunya Jakarta akan menjadi tujuan baru bagi warga Kelantan maupun warga Jakarta yang ingin berkunjung ke Kelantan. Hari ini beliau memimpin rombongan ke Jakarta dan kebetulan besok, 14 Mei, ada Kelantan Day di Jakarta,” ujar Pramono usai menerima kunjungan Menteri Besar Kelantan Mohd Nassuruddin Daud di Balai Kota Jakarta, Rabu.
Menurut dia, Jakarta merupakan pasar yang sangat potensial dengan jumlah penduduk kawasan aglomerasi mencapai 42 juta jiwa. Di sisi lain, Kelantan memiliki sejumlah keunggulan, khususnya di sektor kesehatan yang dapat menjadi alternatif baru bagi warga Jakarta.
“Kalau selama ini warga Jakarta ke Malaysia, rata-rata ke Penang, mungkin Kelantan bisa menjadi alternatif baru. Salah satu kelebihan Kelantan adalah sektor kesehatannya,” jelas Pramono.
Selain sektor ekonomi dan pariwisata, Pemprov DKI Jakarta juga membuka peluang kolaborasi di bidang pendidikan serta pelestarian budaya, termasuk pengembangan dan penggalian naskah Melayu kuno yang menjadi warisan sejarah kedua wilayah.
Baca juga: Pramono terima kunjungan Delegasi Arizona di Balai Kota
“Jakarta dan Kelantan berkomitmen membuka pintu kolaborasi di bidang investasi, pendidikan, dan kebudayaan secara lebih luas. Kami juga membuka kerja sama untuk mengembangkan dan menggali naskah Melayu kuno antara Jakarta dan Kelantan karena keduanya memiliki sumber yang luar biasa,” papar Pramono.
Sementara itu, Menteri Besar Kelantan Mohd Nassuruddin Daud menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Pemprov DKI Jakarta.
Ia juga mengonfirmasi penerbangan langsung dari Kota Bharu ke Jakarta akan mulai beroperasi pada Juni 2026.
"Kami datang ke sini untuk mempromosikan Negeri Kelantan karena mulai 16 Juni nanti akan ada penerbangan langsung dari Kelantan ke Jakarta. Selain itu, Kelantan juga dikenal memiliki banyak pesantren dan pondok pengajian Islam sejak lama,” ujar Mohd Nassuruddin.
Ia menyebut, Kelantan memiliki kekayaan wisata alam, kuliner khas, serta nilai sejarah yang kuat karena berbatasan langsung dengan Thailand.
Selain itu, wilayah tersebut juga menawarkan layanan kesehatan berkualitas dengan biaya yang relatif lebih kompetitif dibandingkan wilayah lain di Malaysia.
“Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi terjalinnya kolaborasi berkelanjutan antara Jakarta dan Kelantan di berbagai sektor yang saling menguntungkan,” ujarnya.
Baca juga: Pramono bahas isu perkotaan bersama Delegasi Singapura
Baca juga: UMI dan Kelantan jajaki keberadaan Bugis Makassar di Malaysia
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
49 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·