Bus ALS yang Kecelakaan di Muratara Sumsel Sudah Berusia 24 Tahun

Sedang Trending 1 jam yang lalu
PT. Antar Linstas Sumatera, Kamis (7/5). Foto: Dok. Amar Marpaung/kumparan

Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) yang mengalami kecelakaan maut dengan truk BBM milik PT Seleraya di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, telah berusia 24 tahun. Hal itu diungkapkan Humas ALS, Alwi Matondang.

Alwi mengatakan pihaknya selalu melakukan pengecekan terhadap bus yang diberangkatkan.

"Bus tahun 2002. Sudah 24 tahun. Kalau pengecekan, setiap pengoperasian pasti kita cek dulu. Semua komponen seperti rem, kondisi ban, lampu, mesin, semua kita periksa kondisinya," kata Alwi saat ditemui di loket Bus ALS di Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (7/5).

Warga mengamati bangkai bus PO ALS yang terbakar di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya, kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026). Foto: Hand Out-BPBD Kabupaten Muratara/ANTARA

Alwi mengklaim bahwa bus itu masih layak beroperasi.

"Kalau bus kita masih layak," ucap Alwi.

Diketahui, PT Antar Lintas Sumatera sudah beroperasi sejak tahun 1966.

Menurut Alwi, pihaknya akan melakukan evaluasi ke depannya terkait kecelakaan yang menyebabkan 16 korban jiwa.

"Iya jelas kita evaluasi. Setiap saat, tanpa kecelakaan juga kita melakukan evaluasi untuk peningkatan-peningkatan. Evaluasi biasanya terkait kondisi unit kita, itu lebih kita tingkatkan perawatannya dan kendaraan truknya juga," ujar Alwi.

Sebelumnya, kecelakaan antara Bus ALS dan truk tangki BBM terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Simpang Danau, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5).

Sebanyak 16 orang dilaporkan meninggal dunia, terdiri dari 14 penumpang bus serta sopir dan kernet truk tangki.