Gelandang muda Berekum Chelsea, Dominic Frimpong (20), tewas setelah bus yang membawa rombongan timnya ditembaki oleh kelompok bersenjata tidak dikenal di wilayah selatan Ghana pada Minggu, 12 April 2026.
Insiden maut ini terjadi saat skuat Berekum Chelsea tengah menempuh perjalanan pulang dari Samreboi menuju Berekum usai melakoni pertandingan melawan Samartex, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Pihak klub mengonfirmasi bahwa sekelompok pria bertopeng yang membawa senapan serbu sengaja memblokir jalan guna menghentikan laju kendaraan sebelum akhirnya melepaskan tembakan ke arah bus.
"Sekelompok pria bertopeng yang membawa pistol dan senapan serbu mulai menembaki bus kami saat sopir mencoba mundur," tulis pernyataan resmi Berekum Chelsea pada Senin, 13 April 2026.
Serangan mendadak tersebut memaksa para pemain dan staf teknis melarikan diri ke area semak-semak di sekitar lokasi kejadian untuk mencari perlindungan dari rentetan peluru para perampok.
Frimpong sempat dilarikan ke rumah sakit setempat karena menderita luka tembak yang sangat parah, namun nyawanya tidak tertolong saat sedang menunggu proses pemindahan ke rumah sakit regional.
Asosiasi Sepakbola Ghana (GFA) menyatakan rasa duka yang mendalam serta mengutuk keras serangan brutal yang menimpa talenta muda yang sedang dipinjam dari klub Aduana Stars tersebut.
"Dominic adalah talenta muda yang menjanjikan, yang dedikasi dan semangatnya terhadap permainan mewakili semangat liga kami," bunyi pernyataan resmi dari pihak GFA.
Peristiwa ini menambah catatan kelam keamanan sepakbola di Ghana karena menjadi serangan perampokan bersenjata kelima yang menimpa klub liga nasional dalam beberapa waktu terakhir.
Kasus serupa sebelumnya juga pernah menimpa bus tim Legon Cities pada tahun 2023 setelah bertanding di lokasi yang sama, yang kini memicu desakan evaluasi keamanan bagi tim olahraga di Ghana.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·