BYD Minta Maaf Beli Atto 1 Masih Harus Inden

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

PT BYD Motor Indonesia meminta maaf kepada konsumen yang harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan unit Atto 1.

Tingginya permintaan akan mobil listrik termurah dari BYD itu disebut membuat proses pengiriman kendaraan belum bisa berjalan optimal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Head of Marketing PR and Government Relations BYD Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan lonjakan pemesanan Atto 1 terjadi cukup signifikan dalam waktu singkat.

Kondisi itu membuat BYD bersama jaringan diler harus melakukan penataan ulang sistem pemesanan dan distribusi kendaraan.

"Dalam kesempatan ini juga saya sampaikan mohon maaf bila waktu tunggu dari kendaraan khususnya Atto 1, karena tingkat pesanan yang mendadak sangat signifikan. Saya rasa awareness terhadap BYD sudah cukup tinggi, dan juga awareness terhadap EV," ujar Luther

Menurut Luther, saat ini BYD dan jaringan diler sedang memastikan proses pemesanan berjalan lebih rapi agar seluruh konsumen mendapat kepastian pengiriman unit.

"Dan saat ini bersama diler kita sedang menata kembali secara ordering, agar fulfil-nya optimal jadi customer tidak ada yang dilewati," katanya saat ditemui detikcom di Bogor, Jawa Barat.

BYD juga meminta diler memberikan informasi yang jelas kepada konsumen terkait estimasi pengiriman kendaraan. Hal itu dilakukan agar tidak muncul kesalahpahaman di level retail.

"Kemudian memberikan penerangan yang baik kepada customer dari situasi dan promise yang sesuai, sehingga tidak terjadi friksi di level retail," lanjut Luther.

Atto 1 sendiri menjadi salah satu model penting BYD di Indonesia. Mobil listrik mungil tersebut bermain di segmen harga Rp 200 jutaan dan mendapat respons cukup positif sejak pertama kali meluncur.

Bahkan, Atto 1 sempat disebut sebagai mobil listrik yang mengganggu pasar LCGC karena banderolnya yang relatif terjangkau.

Saat ini BYD Atto 1 dijual dalam dua varian yakni Dynamic dan Premium. Harga terbaru untuk varian Dynamic mencapai Rp 199 juta sementara tipe Premium dibanderol Rp 235 juta.

Namun belum lama ini muncul kabar bahwa harga Atto 1 bakal kembali naik hingga Rp 10 juta. BYD membenarkan bakal ada pengembangan produk dan penambahan fitur baru pada Atto 1, sehingga membuat harga mobil ikut terkerek.

Dalam informasi yang beredar, Atto 1 versi terbaru disebut akan mendapat tambahan fitur seperti spion lipat otomatis, pengaturan jok elektrik, kamera 360 derajat, hingga jumlah airbag yang bertambah menjadi enam buah. Varian Dynamic kabarnya akan dijual Rp 205 juta sementara Premium menjadi Rp 245 juta.

Meski demikian, BYD menegaskan penyesuaian tersebut bukan sekadar kenaikan harga biasa, melainkan bagian dari improvement produk untuk memenuhi kebutuhan pasar kendaraan listrik yang terus berkembang di Indonesia.


(mhg/dry)