Cara Cek Status Dokter via KKI dan PERAPI Sebelum Melakukan Facelift

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Ilustrasi Facelift. Foto: BearFotos/Shutterstock

Media sosial tengah diramaikan soal laporan kasus praktik medis ilegal yang melibatkan ex finalis Puteri Indonesia 2024 Jeni Rahmadial Fitri. Perempuan asal Riau ini ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka pada Selasa (27/4), karena dilaporkan oleh salah satu korban berinisial NS.

Korban tersebut mengalami cacat permanen usai melakukan tindakan facelift di Klinik Arauna Beauty, Jalan Tengku Bey, Pekanbaru milik Jeni. Perempuan berusia 28 tahun ini pun tidak memiliki latar belakang dokter, melainkan kuliah di jurusan sarjana sastra Inggris dan hanya mengikuti sejumlah kursus praktik kecantikan.

Melihat kasus ini, Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik, dr. Nilam Permatasari, BMEDSC, Sp.B.P.R.E mengingatkan agar tindakan seperti facelift harus dilakukan oleh tenaga medis yang sudah menempuh pendidikan formal tentang tindakan tersebut.

“Jadi memang untuk tindakan facelift merupakan tindakan invasif, berpotensi untuk ada komplikasi. Makanya bukan masalah siapa yang bisa ngerjain, tapi siapa yang bisa memperbaiki dan bertanggung jawab apabila ada komplikasi. Serta tahu bagaimana cara menghindarinya,” ujarnya.

Ia pun menyarankan agar Ladies melakukan cross-check mengenai nama dokter yang akan melakukan tindakan facelift. Ada dua cara untuk cek status dokter: pertama melalui website Konsil Kesehatan Indonesia dan laman resmi Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik Indonesia (PERAPI). Berikut caranya:

Cek Status Dokter Via KKI

Website KKI. Foto: KKI

KKI merupakan lembaga negara independen yang mengatur Surat Tanda Registrasi (STR) untuk tenaga medis dan tenaga kesehatan. Lewat website ini, Ladies dapat mengetahui STR dan izin praktik dokter yang kamu cari. Caranya sebagai berikut:

1. Buka website kki.go.id/cekdokter

2. Klik jenis profesi dan pilih bagian tenaga medis untuk dokter

3. Klik tipe pencarian, kamu bisa gunakan nama atau STR dokter

4. Klik profesi dokter yang dicari, lalu pilih Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetika

5. Ketik nama dokter atau nomor STR pada kolom yang tersedia

6. Masukan CAPTCHA atau kode keamanan yang terlihat

7. Klik cari data, jika data ditemukan—maka dokter tersebut sudah terbukti kompetensinya dan memiliki izin untuk melakukan praktik medis

Cek Status Dokter Via PERAPI

Website PERAPI. Foto: PERAPI

Selanjutnya kamu juga bisa cek status dokter via laman resmi PERAPI. Website ini khusus untuk Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetika yang lengkap per wilayah provinsi. Caranya sebagai berikut:

1. Ketik inapras.org

2. Pilih provinsi tempat klinik atau rumah sakit yang diinginkan

3. Cari klinik atau rumah sakit

4. Klik cari dokter, nanti akan terlihat sejumlah dokter spesialis yang resmi terdaftar

Dr. Nilam mengingatkan agar Ladies patut curiga jika ditawari harga murah oleh klinik tertentu. Sebab harga facelift berkisar mulai dari Rp 70 juta sampai Rp 100 juta.

“Jangan sampai tergiur dengan harga yang terlampau murah, itu perlu dicurigai soal bahan-bahan yang dipakai, apakah sesuai medis atau tidak? Sekali lagi kalau misalnya mau cek, periksa status dokter—pastikan bedah plastik yang kompeten,” tambahnya.

Jadi, mulai sekarang kamu perlu cek status dokter terlebih dahulu sebelum melakukan facelift. Jangan korbankan keselamatan karena tergiur harga murah.

Baca juga: Ada Risiko di Balik Operasi Plastik Facelift, Ini Kata Dokter Bedah Estetika