Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan agar tanaman terong tetap produktif dalam waktu lama.
1. Gunakan Bibit Berkualitas
Pilih bibit terong ungu yang sehat dan berasal dari varietas unggul. Bibit yang baik biasanya memiliki pertumbuhan lebih kuat dan lebih tahan terhadap penyakit.
Hindari menggunakan bibit yang tampak kerdil atau rusak karena dapat memengaruhi hasil panen.
2. Pilih Media Tanam yang Subur
Tanaman terong membutuhkan tanah yang gembur dan kaya nutrisi. Anda bisa mencampurkan tanah dengan kompos atau pupuk kandang agar unsur haranya lebih lengkap.
Media tanam yang baik membantu akar berkembang lebih optimal sehingga tanaman lebih kuat menopang buah.
3. Pastikan Tanaman Mendapat Sinar Matahari
Terong ungu memerlukan cahaya matahari cukup agar proses pertumbuhan berjalan maksimal. Idealnya tanaman terkena sinar matahari sekitar 6–8 jam setiap hari.
Kurangnya cahaya bisa membuat bunga mudah rontok dan buah tidak berkembang sempurna.
4. Lakukan Penyiraman Secara Teratur
Siram tanaman setiap pagi atau sore secukupnya. Jangan terlalu berlebihan karena tanah yang terlalu basah dapat menyebabkan akar membusuk.
Penyiraman yang stabil membantu tanaman tetap segar dan tidak mudah stres.
5. Berikan Pupuk Tambahan
Agar tanaman terus menghasilkan buah, berikan pupuk secara berkala. Anda bisa memakai pupuk organik maupun pupuk NPK sesuai kebutuhan tanaman.
Pemupukan membantu menjaga kesuburan tanaman dan merangsang pertumbuhan bunga baru.
6. Pangkas Daun dan Cabang yang Tidak Produktif
Pemangkasan penting dilakukan agar nutrisi tanaman tidak terbuang ke bagian yang sudah tua atau rusak.
Buang daun menguning dan cabang yang tidak menghasilkan bunga supaya pertumbuhan buah lebih maksimal.
7. Rutin Memanen Buah
Jangan membiarkan buah terlalu tua di pohon. Panen terong secara rutin agar tanaman terus memproduksi bunga dan buah baru.
Semakin sering dipanen, biasanya tanaman akan semakin aktif menghasilkan buah.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·