Petarung kelas berat ringan Carlos Ulberg bersiap menghadapi Jiri Prochazka dalam pertarungan utama UFC 327 yang memperebutkan gelar kelas berat ringan yang kosong. Pertarungan ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (12/4/2026) di Miami, Amerika Serikat, dengan Ulberg menyatakan keinginan kuat untuk menaklukkan Prochazka dalam kondisi terbaiknya.
Menjelang duel tersebut, Ulberg mengungkapkan ambisinya untuk meraih sabuk juara. "Ini semua yang telah Anda perjuangkan. Anda telah mencurahkan semua waktu dan usaha Anda untuk momen ini agar sabuk itu melingkar di pinggang Anda dan menjadi juara dunia, dan itulah mengapa saya berada di permainan ini, yaitu untuk menjadi yang terbaik," kata Ulberg kepada MMA Fighting.
Ulberg tidak hanya ingin menang, tetapi juga berhasrat mengalahkan Jiri Prochazka saat lawannya berada di puncak performa. Ia berharap Prochazka tampil dalam kondisi paling bugar, kuat, dan mengerahkan kemampuan terbaiknya. Baginya, kemenangan atas Jiri terbaik akan terasa lebih manis.
Setelah kekalahan pada debutnya di octagon, Ulberg menunjukkan performa impresif dengan mencatat sembilan kemenangan beruntun. Perjalanan ini membungkam keraguan banyak pihak yang sempat meragukan potensinya di awal karier UFC.
Ulberg menegaskan motivasinya berasal dari keinginan membuktikan diri kepada orang-orang terdekat. "Bagi saya, hal terbesar adalah membuktikan bahwa saya benar, membuktikan kepada para pengikut, keluarga, rekan latihan, dan pelatih saya bahwa mereka benar," jelas Ulberg.
Ia juga ingin membuat keluarganya bangga, terutama anak-anaknya. "Membuat mereka bangga, membuat anak-anak saya bangga, dan memandang mata mereka serta mengetahui bahwa ayah mereka adalah seorang juara, mengetahui bahwa saudara mereka adalah seorang juara, dan memotivasi mereka, menginspirasi mereka untuk menjadi hebat juga," tambahnya.
Ulberg mengaku tidak terpengaruh oleh komentar di media sosial, yang menurutnya seringkali hanya fokus pada video singkat berdurasi tiga atau empat detik. Ia lebih memilih untuk fokus pada tujuan utamanya, yaitu memenangkan sabuk juara dan membawa stabilitas baru pada divisi kelas berat ringan UFC.
Prochazka sendiri akan memasuki octagon dengan dua kemenangan beruntun melalui KO atas Jamahal Hill dan Khalil Rountree. Satu-satunya petarung yang mengalahkan Prochazka di UFC adalah Alex Pereira.
Ulberg menyatakan kesiapannya menghadapi tantangan tersebut dan yakin akan meraih kemenangan. "Saya tidak khawatir tentang berita utama. Saya hanya ingin masuk ke sana dan memastikan saya tetap fokus pada pekerjaan saya, menjaga kepala tetap utuh, dan keluar dari sana hidup-hidup. Itu saja," ujarnya.
Dengan kepercayaan diri tinggi, Ulberg selalu meyakini dirinya akan menjadi juara dunia. Ia melihat pertarungan ini sebagai langkah awal untuk mencapai puncak dan siap menghadapi siapa pun yang ingin merebut gelar darinya di masa depan.
6 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·