Carlos Vicens Prioritaskan Laga Liga Portugal di Tengah Jadwal Padat

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Pelatih Sporting Braga, Carlos Vicens, menyatakan prioritas penuh timnya terhadap pertandingan Liga Portugal melawan Arouca. Laga tersebut akan berlangsung pada Minggu, 13 April 2026, pukul 18.00 waktu setempat. Pernyataan ini disampaikan Vicens menjelang pertandingan penting di tengah jeda Liga Europa.

Vicens secara tegas mengakui bahwa dirinya tidak memiliki kapasitas untuk mempersiapkan dua pertandingan secara bersamaan. Fokusnya saat ini hanya tertuju pada persiapan laga akhir pekan, bukan leg kedua Liga Europa melawan Real Betis.

"Saya tidak memiliki kapasitas untuk mempersiapkan dua pertandingan sekaligus, saya hanya mempersiapkan satu, yaitu pertandingan besok. Fokus kami adalah memastikan para pemain pulih dengan baik," ujar Carlos Vicens, pelatih Sporting Braga, seperti dilansir dari maisfutebol.iol.pt.

Vicens menambahkan bahwa keputusan mengenai susunan pemain akan ditentukan setelah sesi latihan terakhir pada hari pertandingan. Hal ini mempertimbangkan kondisi fisik dan 'feeling' pemain untuk menghadapi Arouca. Ia menekankan pentingnya memilih pemain yang siap memenangkan laga.

Menganalisis lawan, Vicens menggambarkan Arouca sebagai tim dengan gaya bermain yang konsisten sepanjang musim. Menurutnya, Arouca berusaha mendominasi permainan, membangun serangan dari lini belakang, dan tidak bermain spekulatif.

Arouca juga memiliki variasi dalam strategi, mampu melakukan pressing tinggi maupun menunggu lebih dalam di lini pertahanan. Pemahaman ini menjadi dasar persiapan taktis Sporting Braga.

Vicens mengakui tantangan manajemen skuad karena Sporting Braga telah memainkan lebih banyak pertandingan dibandingkan sebagian besar tim lain di Liga Portugal. Situasi ini menuntut pendekatan berbeda dalam pengelolaan kebugaran pemain.

"Beberapa tim di Liga I akan memainkan 34 pertandingan liga dan satu pertandingan Piala Portugal, karena mereka tersingkir. Kami harus mengatur semuanya dengan cara yang berbeda," jelas Vicens.

Ia menekankan bahwa banyaknya pertandingan bukan jaminan kemenangan. Kunci untuk meraih hasil positif adalah dengan tampil kompetitif, agresif, berusaha keras, dan bermain sebagai sebuah tim.

Terkait masalah di lini pertahanan, Vicens mengakui bahwa absennya beberapa pemain merupakan kendala yang terjadi sepanjang musim. Ia menyebutkan kasus cedera yang terkonsentrasi di posisi tertentu, serta skorsing yang menimpa Gustaf Lagerbielke.

Vicens menyoroti cedera serius yang dialami Niakaté, yang membutuhkan operasi dan proses pemulihan panjang. Ia menyatakan keprihatinan tim terhadap aspek kemanusiaan dari cedera tersebut, selain dampak di lapangan.

"Cedera Niakaté lebih lama, perlu operasi, seperti Amine El Ouazzani. Ketika seorang pemain absen dan tidak melakukan apa yang paling disukai, pertama untuk pulih dari operasi dan kemudian seluruh proses pemulihan, kami merasa tidak enak untuknya," kata Vicens.

Selain Niakaté dan Lagerbielke, Sporting Braga juga akan bermain tanpa Barisic dan Diego Rodrigues yang cedera. Sementara itu, Rodrigo Zalazar masih dalam proses pemulihan dan diragukan tampil dalam laga mendatang.