Southampton akan menjamu Bristol City di Stadion St Mary's pada lanjutan kompetisi EFL Championship yang berlangsung Selasa, 21 April 2026, guna mengejar posisi promosi otomatis ke kasta tertinggi liga Inggris.
Tim tuan rumah asuhan Tonda Eckert saat ini menempati posisi keempat klasemen dengan koleksi 75 poin, terpaut hanya satu angka dari zona promosi otomatis setelah mencatatkan tren positif tidak terkalahkan dalam 16 pertandingan terakhir.
Statistik yang dilansir dari VAVEL menunjukkan Southampton telah mengemas 13 kemenangan dalam periode tersebut, termasuk rekor impresif tidak terkalahkan di kandang sejak pertengahan Januari silam.
Sebaliknya, Bristol City yang kini dilatih oleh manajer interim Roy Hodgson datang dengan misi bangkit setelah menelan kekalahan 2-4 dari Norwich City akhir pekan lalu yang mengubur harapan mereka menembus babak play-off.
Klub berjuluk The Robins tersebut kini tertahan di peringkat ke-10 klasemen dengan catatan 16 kemenangan, 10 hasil imbang, dan 17 kali kalah sepanjang musim ini menurut data resmi liga.
Kekuatan lini pertahanan tim tamu dipastikan tergerus akibat badai cedera yang menimpa pemain kunci seperti Max Bird, Joe Williams, Rob Atkinson, dan Luke McNally yang harus absen dalam lawatan ke pantai selatan ini.
Meskipun demikian, Roy Hodgson mendapatkan angin segar dengan kembalinya Rob Dickie dan George Tanner ke dalam skuat yang tersedia untuk menghadapi tim dengan produktivitas gol tertinggi kedua di liga tersebut.
Berikut adalah rincian perbandingan statistik kedua tim berdasarkan performa terakhir yang dihimpun dari laporan pertandingan resmi:
| Rata-rata Gol per Laga | 1,76 | 1,3 |
| Rata-rata Kebobolan | 1,19 | 1,28 |
| Penguasaan Bola | 56,6% | 52,9% |
| Pencetak Gol Terbanyak | Cyle Larin (4 gol) | Scott Twine (3 gol) |
Dalam susunan pemain yang telah dikonfirmasi, Southampton melakukan rotasi dengan memasukkan Cyle Larin di lini depan, sementara Bristol City mengandalkan Radek Vitek di bawah mistar gawang meski sang kiper sempat tampil kurang maksimal pada laga sebelumnya.
Pertemuan kedua tim memiliki sejarah kompetitif yang unik di mana tidak ada hasil imbang sejak tahun 1970-an, dengan kedua klub sama-sama mengoleksi delapan kemenangan dalam 16 bentrokan terakhir mereka.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·