Cerita Taufiq, Gen Z Pekerja Tambak Udang di BUBK Kebumen

Sedang Trending 47 menit yang lalu
Taufiq, pekerja lokal tambak udang BUBK Kebumen saat memberi makan udang vaname, Kamis (21/5/2026). Foto: Nabila Ulfa/kumparan

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sukses menggelar panen raya di Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Jawa Tengah, pada Sabtu (23/5). Dalam acara itu, Presiden Prabowo Subianto menekankan soal terserapnya lapangan kerja bagi 650 warga lokal di tambak BUBK.

"Lapangan kerja yang bisa diserap berapa orang yang kerja sekarang? 650 Orang setempat. 650 Orang bekerja," kata Prabowo.

Salah satu pekerja, Taufiq (24), menceritakan pengalamannya bekerja sebagai feeder di sini. Lahan tambak seluas 24 hektare itu memiliki 139 kolam. Setiap hari, ia dan pekerja lainnya bertugas memberi pakan udang 5 kali sehari dan rutin membersihkan kolam.

Dua kali sehari, Taufiq turun ke kolam membersihkan sisa-sisa pakan, kulit udang, dan kotoran lain yang menumpuk di tengah kolam. Panas terik sudah biasa dia hadapi. Ia mengaku kesulitannya ada saat menghadapi udang yang stres karena ganti pekan.

“Stresnya itu biasanya kalau misalkan ganti pakan, terus pergantian airnya mungkin juga tidak rutin gitu juga bisa berpengaruh ke udangnya sendiri bisa stres,” kata Taufiq.

Dia mengaku bersyukur karena tambak BUBK membuatnya belajar hal baru dan bisa mendapat penghasilan yang lebih baik.

"Dulunya saya di sini warga sekitar sini, hari-hari ya bertani, bertani sama beternak, lah," kata Taufiq pada Kamis (21/5) lalu.

"Alhamdulillah dengan adanya BUBK ini saya ya jadi menambah penghasilan Mbak, jadi menambah penghasilan terutama untuk saya sendiri. Biasanya kalau misalkan panen total maupun parsial itu yang diberdayakan masyarakat sekitar sini," imbuhnya.

Masyarakat sekitar tambak, kata Taufiq, turut diberdayakan ketika sedang bongkar muat pakan udang dan proyek-proyek lainnya. Selain berpengaruh ke ekonomi, kini Taufiq sudah punya pengetahuan lebih soal budi daya udang.

Presiden Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Panen Raya Udang BUBK Kebumen ke-08, didampingi Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono pada Sabtu (23/5/2026) di Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Jateng. Foto: Nabila Ulfa/kumparan

Pada panen raya ini, BUBK Kebumen mampu menghasilkan sekitar 80 ton udang vaname yang akan diekspor ke AS, China, Jepang, dan Eropa. Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono menuturkan, ini merupakan target terbaik melebihi standar global.

"Panen kedelapan itu membuktikan bahwa per hektarenya sudah bisa mencapai target terbaik (best practice). Yang terbaik di dunia adalah 40 ton,” kata Trengggono.

"Kita dengan memenuhi seluruh standar industri itu, kita sudah lakukan dan kita berhasil,” tambah dia.

Trenggono menekankan akan terus mengembangkan BUBK di daerah lainnya. Ia memastikan pembangunan BUBK seluas 2.000 hektare di Waingapu, NTT, dan BUBK seluas 200 hektare di Sulawesi Utara terus berlanjut untuk mendorong perekonomian nasional.

instagram embed