Klub sepak bola Chelsea tengah menghadapi ketidakpastian internal akibat krisis manajemen dan pergantian pelatih yang berulang menjelang pertandingan final Piala FA pada Jumat (15/5/2026). Kondisi tim saat ini dinilai tidak stabil setelah ditinggal sejumlah juru taktik secara mendadak di tengah musim kompetisi.
Ketidakstabilan performa The Blues bermula saat Enzo Maresca secara tiba-tiba memutuskan untuk pindah ke Manchester City. Situasi tersebut semakin memburuk setelah suksesornya, Liam Rosenior, gagal memberikan hasil maksimal bagi pihak manajemen klub.
Melansir laporan epaper.mediaindonesia.com, manajemen Chelsea memutuskan untuk mendepak Liam Rosenior dari kursi pelatih meski pria berkebangsaan Inggris tersebut baru menjabat selama tiga bulan. Saat ini, tanggung jawab teknis tim diserahkan kepada asisten pelatih Callum McFarlane sebagai pelaksana tugas.
Penunjukan McFarlane terjadi ketika posisi Chelsea masih tertahan di papan tengah klasemen Liga Primer Inggris. Legenda sekaligus mantan manajer Chelsea, Glenn Hoddle, turut memberikan sorotan tajam terhadap ketimpangan antara kualitas skuad dengan prestasi klub saat ini.
Hoddle menilai komposisi pemain yang dimiliki Chelsea seharusnya mampu membawa klub bersaing di level yang lebih tinggi. Mantan pelatih tim nasional Inggris tersebut menyuarakan optimismenya agar eks klubnya itu dapat bangkit meskipun situasi internal sedang bergejolak.
Di sisi lain, Manchester City yang menjadi lawan Chelsea di final nanti sedang berada dalam tren positif di bawah arahan Pep Guardiola. Sejumlah figur senior Chelsea terus memberikan dukungan moral agar para pemain tetap fokus menyelesaikan sisa kompetisi pada tahun 2026 ini.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·