China Geser Jepang Jadi Kreditur Terbesar Kedua di Dunia

Sedang Trending 47 menit yang lalu

China resmi menggeser posisi Jepang sebagai kreditur bersih terbesar kedua di dunia sepanjang tahun 2025. Pergeseran peringkat ini terjadi meskipun aset eksternal bersih milik Jepang berhasil tumbuh hingga memecahkan rekor tertinggi sepanjang masa.

Berdasarkan data yang dilansir dari Detik Finance pada Selasa (26/5/2026), nilai kepemilikan aset eksternal bersih milik pemerintah, perusahaan, dan individu Jepang naik 4,4 persen menjadi 561,75 triliun yen atau setara Rp 62.791,64 triliun. Capaian tersebut menandai pertumbuhan aset luar negeri Jepang yang terjadi selama delapan tahun berturut-turut.

Kenaikan aset eksternal Jepang dipicu oleh kuatnya investasi luar negeri, aksi merger dan akuisisi oleh perusahaan domestik, serta keuntungan valuasi sekuritas asing. Namun, posisi Jepang tetap merosot ke urutan ketiga setelah sebelumnya juga sempat dilewati oleh Jerman untuk pertama kalinya dalam 34 tahun terakhir.

Saat ini Jerman masih kokoh menempati posisi pertama sebagai negara kreditur terbesar di dunia dengan aset eksternal bersih mencapai 675,5 triliun yen. Sementara itu, China mengamankan peringkat kedua dengan catatan aset eksternal bersih sebesar 636,3 triliun yen.

Pertumbuhan aset bersih Jerman dan China ditopang oleh surplus perdagangan tahunan yang kuat. Sebaliknya, peningkatan aset bersih Jepang menjadi terbatas karena lonjakan kewajiban eksternal akibat kuatnya pasar saham domestik yang meningkatkan nilai sekuritas milik investor nonresiden sebesar 62,2 triliun yen.