China Protes Regulasi Subsidi Asing Uni Eropa

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Kementerian Perdagangan China secara resmi menyatakan penolakan terhadap penerapan Regulasi Subsidi Asing oleh Uni Eropa pada Sabtu, 16 Mei 2026. Protes keras ini diluncurkan karena kebijakan tersebut dianggap mengganggu aktivitas operasional normal dari perusahaan-perusahaan asal China yang berbasis di kawasan Eropa.

Sikap keberatan dari Beijing ini menjadi penegasan kedua dalam dua hari berturut-turut, seperti yang dilansir dari Bloombergtechnoz. Langkah Uni Eropa dinilai telah memperluas cakupan serta meningkatkan frekuensi investigasi yang secara spesifik menyasar entitas bisnis asal Negeri Tirai Bambu, termasuk produsen perangkat keamanan Nuctech Co.

Pihak kementerian menguraikan bahwa Brussels tidak hanya memperluas kasus investigasi, tetapi juga mendesak bank-bank China untuk ikut bekerja sama. Uni Eropa dilaporkan meminta data dalam jumlah sangat besar yang sebenarnya sama sekali tidak memiliki keterkaitan dengan fokus penyelidikan lintas batas tersebut.

“yurisdiksi ekstrateritorial yang tidak semestinya.” kata Kementerian Kehakiman.

Sengketa regulasi ini sebenarnya sudah berlangsung cukup lama sejak awal tahun lalu. Kementerian Perdagangan China mencatat bahwa pihaknya telah memutuskan sejak Januari 2025 bahwa praktik Regulasi Subsidi Asing Uni Eropa merupakan hambatan nyata bagi aktivitas perdagangan dan investasi, dan pihak Beijing telah berulang kali menyerukan dialog meski blok tersebut tetap melanjutkan pendekatan serupa.