Cremonese dijadwalkan menjamu Lazio dalam laga krusial pekan ke-35 Liga Italia 2025-2026 di Stadion Giovanni Zini pada Senin, 4 Mei 2026, pukul 23.30 WIB. Tuan rumah mengusung misi bangkit demi keluar dari zona degradasi setelah menelan kekalahan 0-4 dari Napoli pada pertandingan sebelumnya.
Klub berjuluk Grigiorossi tersebut kini tertahan di peringkat ke-18 klasemen sementara dengan koleksi 28 poin, selisih empat angka dari Lecce yang berada di zona aman. Dilansir dari Kompas.com, Cremonese hanya menyisakan empat pertandingan untuk menentukan nasib mereka di kasta tertinggi sepak bola Italia musim depan.
Pelatih Cremonese, Marco Giampaolo, menekankan pentingnya kesiapan mental anak asuhnya saat menghadapi tim papan atas seperti Lazio. Giampaolo menginginkan para pemain tampil lepas tanpa beban psikologis yang menghambat performa di lapangan.
"Tim harus bersemangat dan antusias: kita harus turun ke lapangan tanpa rasa takut atau khawatir. Ini kuncinya," jelas Giampaolo dikutip dari situs resmi klub melalui Kompas.com.
Mantan pelatih AC Milan tersebut menilai laga ini merupakan momentum paling krusial bagi perjalanan timnya musim ini. Strategi khusus telah disiapkan untuk meredam agresivitas tim tamu.
"Ini adalah pertandingan terpenting musim ini untuk Cremonese," kata Giampaolo.
Ia juga menambahkan bahwa pendekatan taktis akan disesuaikan dengan kondisi terkini para pemain di skuad utama.
"Secara taktik, setiap pertandingan membutuhkan strategi tersendiri, pertandingan besok akan berbeda dari pertandingan sebelumnya. Sedangkan untuk para pemain individu, itu adalah hal lain; kita akan lihat nanti," jelas Giampaolo.
Aspek psikologis menjadi sorotan utama dalam instruksi kepelatihan menjelang laga di Stadion Giovanni Zini tersebut. Giampaolo memperingatkan bahwa ketakutan hanya akan membawa kerugian ganda bagi tim.
"Pikirkan kemampuan untuk bermain tanpa rasa takut; Anda harus menghilangkan kecemasan dan kekhawatiran," ujar Giampaolo.
Menurutnya, ketangguhan mental lebih menentukan dalam upaya bertahan di kasta tertinggi dibandingkan faktor teknis semata.
"Anda harus memainkan pertandingan; jika pendekatan mental Anda salah, Anda akan kalah dua kali: dalam hasil dan dalam sikap Anda, secara individu dan sebagai tim. Anda harus bermain bersih; semua hal lain bergantung pada aspek psikologis," tegas Giampaolo.
Ia menutup instruksinya dengan menekankan bahwa kekuatan mental adalah kunci keberlangsungan tim.
"Karena bertahan hidup dicapai oleh mereka yang lebih kuat secara mental, bukan secara teknis, taktis, atau fisik," tambahnya.
Di sisi lawan, Lazio datang ke Cremona dengan target mengamankan poin untuk menjaga konsistensi di papan atas klasemen. Dilansir dari Media Indonesia, skuad asuhan Maurizio Sarri ini diprediksi akan mengandalkan kreativitas lini tengah dan ketajaman Ciro Immobile di lini depan.
Kiper utama Cremonese asal Indonesia, Emil Audero, dipastikan menjadi pilar penting di bawah mistar gawang. Berdasarkan laporan Bola.com, Audero baru saja masuk dalam daftar Best XI Serie A pekan ke-34 setelah mencatatkan enam penyelamatan gemilang dan menggagalkan penalti Scott McTominay saat melawan Napoli.
Pertandingan ini akan dipimpin oleh wasit di lokasi pertandingan dengan prediksi penguasaan bola yang didominasi oleh Lazio. Penggemar dapat menyaksikan laga ini melalui layanan streaming pada aplikasi Vidio sesuai jadwal yang telah ditentukan.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·