Cristian Chivu Bawa Inter Milan Raih Double Winner Domestik 2026

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Cristian Chivu menorehkan tinta emas dalam sejarah Inter Milan setelah berhasil mempersembahkan dua gelar domestik sekaligus pada musim 2025/2026. Mantan bek tangguh Nerazzurri tersebut mengantarkan timnya menjuarai Serie A dan Coppa Italia dalam musim perdananya menjabat sebagai pelatih kepala.

Pencapaian luar biasa ini memicu gelombang apresiasi luas di berbagai platform media sosial seperti X dan Instagram. Berdasarkan laporan yang dikutip dari Detik iNET, para penggemar menilai Chivu sebagai figur yang tepat untuk meneruskan tradisi juara di klub asalnya tersebut.

Inter Milan sebelumnya telah mengunci gelar Scudetto ke-21 mereka di kompetisi Serie A. Keberhasilan tersebut disempurnakan dengan kemenangan 2-0 atas Lazio pada partai final Coppa Italia, yang sekaligus menjadi trofi kesepuluh mereka di ajang tersebut.

Kemenangan di final dipastikan melalui gol bunuh diri Adam Marusic dan sumbangan gol dari kapten tim, Lautaro Martinez. Gelar ganda ini menjadi yang pertama bagi Inter Milan sejak era Jose Mourinho pada musim 2009/2010 silam.

Menariknya, Chivu juga merupakan bagian dari skuad legendaris saat Inter meraih treble winner sebagai pemain. Kini, pria berusia 45 tahun itu menjadi orang pertama dalam sejarah klub yang mampu memenangkan Serie A dan Coppa Italia baik sebagai pemain maupun pelatih.

Keberhasilan Chivu langsung menuai pujian dari berbagai kalangan warganet. Banyak pendukung yang menyematkan julukan legenda hidup dan menganggapnya sebagai penerus semangat juang yang pernah ditanamkan Mourinho.

"Manusia pertama dlm sejarah yang memenangkan dua gelar dlm satu musim: Scudetto dan Coppa Italia baik sbg pemain dan pelatih Inter. Cristian Chivu.. 👑" ujar @ainurohman.

"Luar biasa Cristian Chivu, musim perdananya sebagai pelatih profesional langsung mengantarkan Inter Milan double winner. 🏆🏆😲" kata @idextratime.

"Interisti banyak yang meragukan di awal musim. Mental tim Hancur setelah kekalahan telak final UCL,tambah lagi drama Lautaro vs Hakan. Tak menyangka Chivu berhasil Double Winner akhir Musim. Hal yg tidak bisa di lakukan Conte dan Inzaghi di awal musim di Inter" tutur @henm483.

"Pelatih penjas gaji kecil, prestasi besar...loyalitas dan etos kerja yg gokil" ucap @703Iwan.

"Next, Konsisten scudetto minimal 3 musim berturut-turut master chivu. 0 trofi musim kemaren jadi pelajaran berharga manajement INTER agar klub sebesar INTER, tiap musim wajib angkat trofi jgn cuma target 4 besar agar bisa main di UCL" tulis @Abdullll2017.

"Kunci kesuksesan Chivu bisa menyatukan semua elemen pemain, Musim lalu begitu banyak kegagalan dan berdampak menimbulkan beberapa konflik antar pemain, tapi Chivu bisa kembali membuat grup ini menyatu dan akhirnya mendapatkan buah hasil kerja kerasnya." kata @D_Aston_.

Pembuktian di Tengah Keraguan

Chivu resmi menduduki kursi kepelatihan Inter Milan pada Juni 2025 untuk menggantikan Simone Inzaghi. Penunjukan ini awalnya sempat dipandang sebelah mata oleh banyak pihak karena minimnya pengalaman Chivu di level manajerial elit.

Namun, ia mampu membungkam segala kritik melalui performa konsisten sepanjang musim kompetisi berlangsung. Inter Milan tampil sangat dominan di kancah domestik dengan mengandalkan permainan yang efektif serta mentalitas juara yang solid.

Kepemimpinan Chivu yang tenang namun tegas dianggap berhasil memulihkan kepercayaan diri para pemain setelah kegagalan pada musim sebelumnya. Banyak pengamat kini melihat Chivu sebagai pilar utama untuk membangun era keemasan baru bagi publik San Siro.