Dana Awal Proyek Peternakan Ayam di 5 Provinsi Capai Rp 5 T

Sedang Trending 4 jam yang lalu

PEMERINTAH akan membangun proyek hilirisasi peternakan ayam di Provinsi Gorontalo, Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Lampung. Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Agung Suganda mengatakan, proyek ini dikerjakan oleh PT Berdikari—Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah holding PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID Food.

Sesuai informasi yang diperoleh, kata Agung, dana awal yang disetujui untuk proyek baru sekitar Rp 5 triliun. "Dan untuk pencairannya itu dilakukan secara bertahap,” ujarnya saat ditemui di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat, 12 Juni 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Agung mengatakan proyek tersebut telah disetujui oleh PT Danantara Asset Management (DAM) setelah melewati studi kelayakan. Sebagai permulaan, PT Berdikari akan meminta persetujuan kepada ID Food agar dapat menggunakan anggaran sebesar Rp 16,7 miliar sebagai tahap persiapan pembangunan fasilitas yang dibutuhkan.

Tahap pertama, proyek di Gorontalo akan dibangun pabrik pakan ayam dan dilanjutkan farm parent stock atau peternakan indukan ayam. Kemudian, pada proyek di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, juga akan dibangun dua fasilitas yang sama.

Selanjutnya di Provinsi Jawa Timur sedang berjalan pembangunan farm grand parent stock atau peternakan induk inti. Sedangkan di Sulawesi Selatan dan Lampung masih menunggu persetujuan penggunaan anggaran persiapan pembangunan.

“Walaupun pembangunannya bertahap atau berproses, tetapi ekosistemnya sudah mulai kami siapkan, kami bentuk,” ucap Agung yang juga Komisaris Utama PT Berdikari.

Dia mengatakan PT Berdikari juga telah melakukan penjajakan dan kerja sama dengan kelompok-kelompok dan koperasi peternak budidaya. Di Kabupaten Cianjur juga telah berjalan sebagai percontohan untuk pembelajaran dan pengembangan ekosistem di lima wilayah.

Agung menyampaikan bahwa proyek hilirisasi peternakan ayam ini memiliki total anggaran Rp 16,7 triliun untuk dibangun di 30 provinsi. Jumlah peternakan yang dibangun ditargetkan berjumlah 337 unit hingga 2036 mendatang.

Sebelumnya, Danantara telah meresmikan dimulainya proyek hilirisasi perunggasan tersebut pada 6 Februari 2026. Target proyek bisa menyerap 1,46 juta tenaga kerja, produksi daging ayam mencapai 1,5 juta ton, dan 1 juta ton telur ayam.