Danantara Mulai Proyek Elektrifikasi Jalur Kereta Mei 2026

Sedang Trending 1 jam yang lalu

DIREKTUR Operasional Danantara Dony Oskaria mengatakan rencana untuk memulai proyek elektrifikasi jalur kereta pada 20 Mei 2026. “Kami akan groundbreaking untuk elektrifikasi Jakarta-Cikampek, Jakarta Sukabumi dan juga Jakarta-Cilegon,” kata Dony, seperti dikutip dari Antara, Rabu, 29 April 2026.

Dony yang juga Kepala BP BUMN menyampaikan elektrifikasi jalur kereta tersebut bertujuan untuk menghidupkan kota-kota baru di sepanjang jalur. Selain itu, elektrifikasi jalur kereta juga diyakini akan mengurangi polusi dan meningkatkan efisiensi dalam moda transportasi kereta api. “Dengan kita melakukan elektrifikasi, ini mengurangi urbanisasi,” tutur Dony.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Oleh karena itu, elektrifikasi jalur kereta api menjadi salah satu KPI (Key Performance Indicator) atau indikator kinerja utama industri perkeretaapian. “Saya selalu bilang bahwa kereta api hanya punya dua KPI. Satu berkaitan dengan safety, yang kedua elektrifikasi,” ujar Dony.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT PLN (Persero) menandatangani Nota Kesepahaman tentang Rencana Kerja Sama Elektrifikasi Jalur Kereta Api di Auditorium Jakarta Railways Center pada Oktober 2025. Kolaborasi strategis antara dua BUMN ini menjadi komitmen penting percepatan elektrifikasi jalur kereta api nasional untuk meningkatkan efisiensi, keandalan, serta mendukung target Net Zero Emission 2060.

Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin menjelaskan kerja sama ini membuka peluang besar untuk memperluas jaringan layanan kereta api berbasis listrik di berbagai wilayah potensial. Ini merupakan terobosan pertama elektrifikasi jalur kereta api tanpa melibatkan APBN atau skema yang diterapkan business to business (B2B) antara KAI dan PLN.

Bagi PT KAI, manfaatnya berupa peningkatan kualitas, kenyamanan, dan kecepatan layanan. Sementara bagi PLN, elektrifikasi memperluas dominasi energi bersih yang digunakan di sektor transportasi.