Danantara targetkan hilirisasi hemat devisa 1,25 miliar dolar AS

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani menargetkan proyek strategis hilirisasi fase kedua, yang salah satunya pembangunan fasilitas kilang gasoline di Cilacap dan Dumai, mampu menghemat devisa 1,25 miliar dolar AS.

"Dari pembangunan di Cilacap dan Dumai ini, ini akan mengurangi impor kurang lebih 1,25 miliar dolar AS per tahunnya," kata Rosan saat melaporkan 13 proyek hilirisasi tahap kedua yang dimulai secara simbolis oleh Presiden Prabowo Subianto di Cilacap, dikutip dari video Sekretariat Presiden di Jakarta, Rabu.

Rosan menjelaskan bahwa penguatan ketahanan energi tersebut menjadi prioritas dalam lima proyek di sektor energi guna mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak (BBM).

Pemerintah juga berupaya mengatasi beban impor elpiji (LPG) yang saat ini mencapai 80 persen dari total kebutuhan nasional melalui langkah substitusi energi.

Baca juga: Rosan Roeslani: Hilirisasi tahap II perkuat ketahanan energi nasional

Langkah yang dilakukan adalah dengan pembangunan fasilitas pengolahan batu bara menjadi Dimethyl Ether atau DME di Tanjung Enim sebagai substitusi tersebut.

Proyek hilirisasi lainnya adalah pembangunan manufaktur stainless steel, nikel manufaktur, slab baja karbon, hilirisasi tembaga dan emas di Gresik dan juga biji besi lokasi di Cilegon.

Selain itu juga produksi aspal Buton di Sulawesi Tenggara guna mengurangi ketergantungan impor aspal.

Selain sektor energi, pemerintah juga melakukan hilirisasi di sektor pertanian yaitu pembangunan pengolahan minyak sawit menjadi produk oleofood dan juga biodiesel di Sei Mangkei di Sumatera Utara serta pembangunan pabrik hilirisasi produk kelapa dan pala hilirisasi di Maluku Tengah untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal secara berkelanjutan.

Baca juga: Presiden Prabowo dorong hilirisasi untuk kuasai sumber daya nasional

Hingga saat ini, nilai investasi dari proyek-proyek strategis nasional yang telah terbangun di bawah koordinasi Danantara tercatat mencapai 26 miliar dolar AS.

Pembangunan 13 proyek hilirisasi ini merupakan lanjutan dari pembangunan tahap pertama yang telah dilakukan pada Februari lalu di 11 lokasi berbeda.

Ke depan, Rosan mengatakan masih akan ada pembangunan proyek hilirisasi tahap ketiga yang akan menggenapkan menjadi 30 proyek secara total.

Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.