Rumah produksi Leo Pictures baru saja menggelar acara “LEO PICTURES SHOWCASE 2026” di Main Atrium Central Park, Jakarta. Melalui acara ini, Leo Pictures memperkenalkan deretan film dan series terbaru yang akan diproduksi dan tayang sepanjang tahun 2026.
Showcase tersebut menjadi ajang bagi Leo Pictures untuk membagikan visi serta perjalanan kreatif mereka dalam menghadirkan cerita-cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Berbagai tema diangkat, mulai dari keluarga, perjuangan perempuan, kehilangan, hingga horor.
Beberapa judul film yang diperkenalkan antara lain “Jangan Buang Ibu”, “Tak Kusangka Aku Sekuat Ini”, “Bila Esok Ayah Tiada”, “Rumah Terakhir Kita”, dan “Jaga Malam Pabrik Angker”. Sementara untuk series, Leo Pictures memperkenalkan “Bunga di Tepi Jurang”.
Produser Leo Pictures, Agung Saputra, mengatakan bahwa film bagi mereka bukan sekadar hiburan, tetapi juga medium untuk menyampaikan pengalaman hidup dan emosi yang dekat dengan penonton.
“Bagi kami, film bukan hanya hiburan. Film adalah cara untuk menyampaikan rasa, pengalaman hidup, dan hal-hal yang kadang sulit diucapkan secara langsung. Kami hanya ingin terus membuat cerita yang bisa dekat dengan hati penonton Indonesia,” ujar Agung Saputra.
Acara showcase juga menghadirkan para pemain, filmmaker, partner, dan media yang telah menjadi bagian dari perjalanan Leo Pictures. Suasana dibuat santai dan interaktif agar publik dapat lebih dekat dengan proses kreatif di balik setiap karya.
Salah satu project yang paling mencuri perhatian adalah film “Jangan Buang Ibu”, drama keluarga yang mengangkat hubungan emosional antara orang tua dan anak. Cerita tersebut dinilai relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini.
Selain itu, series “Bunga di Tepi Jurang” juga mendapat sorotan karena mengangkat kisah perjuangan dan luka perempuan dari berbagai sudut pandang kehidupan. Series ini direncanakan tayang sebagai original series di platform Maxstream dan iQIYI.
Leo Pictures berharap karya-karya terbaru mereka tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mampu meninggalkan kesan mendalam dan membuka ruang diskusi di tengah masyarakat.
"Semoga cerita-cerita yang kami hadirkan tahun ini bisa menemani banyak orang, dan mungkin membuat sebagian dari kita lebih menghargai keluarga, hubungan, dan kehidupan," pungkas Agung Saputra.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·